Analisis Pemasaran Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara

Eko Sumartono, Melly Suryanty, Redy Badruddin, Agus Rohman

Abstract


The sale of fresh fruit bunches in Putri Hijau sub-district has variety of marketing channels from farmers to consumers. The diversity of marketing channels should result in differences in the price levels received by farmers and the costs incurred by each marketing agency, such as freight costs, transportation costs to factories, fruit shrinkage costs, and other costs. This study aims to identify marketing channels and compare the marketing channel efficiency of fresh fruit bunches (TBS) of palm oil formed in Kecamatan Putri Hijau, North Bengkulu. Determination of farmer respondents is done by purposive sampling counted 41 people, and marketing agency respondents use snowball sampling method. The results showed that there are three channels of marketing of oil palm FFS formed, namely Channel I (farmers - collector traders - factories), Channel II (farmers - farmer groups - factories), Channel III (farmers - factories). The most widely used channels by farmers are channel I (farmers - collectors – mills) that have the highest margin and low farmer’s share. The merchandise margin and the profit-to-cost ratio indicate that only marketing channel I in Bani Village is efficient. Marketing channel I in Desa Bani Village has a marketing margin value of Rp206/kg with the value of profit to marketing cost ratio of 1.17.


Keywords


marketing channel; marketing efficiency; fresh fruit bunches

Full Text:

PDF

References


Afifuddin, S., & Kusuma, SI. (2007). Analisis Struktur Pasar CPO: Pengaruhnya terhadap pengembangan ekonomi wilayah Sumater Utara. Jurnal Perencanaan dan Pengembangan Wilayah, 2(3): 124 – 136.

Aprizal, Asriani, P. S., & Sriyoto. (2013). Analisis Daya Saing Usahatani Kelapa Sawit Di Kabupaten Mukomuko (Studi Kasus Desa Bumi Mulya). Jurnal Agrisep, 12(2): 133 – 146.

Azzaino, Z. (1983). Pengantar Tata Niaga Pertanian. Departemen Pertanian Ilmu-Ilmu Sosial Ekonomi. Fakultas Pertanian, IPB. Bogor.

[BPS] Badan Pusat Statistik.(2013). Statistik Perkebunan Provinsi Bengkulu . Dinas Perkebunan Provinsi Bengkulu.

[BPS] Badan Pusat Statistik. (2013). Statistik Perkebunan Kabupaten Bengkulu Utara. Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkulu Utara.

[BPP] Badan Penyuluh Pertanian Putri hijau. (2015). Data Petani Kelapa Sawit Kecamatan Putri Hijau. BPP, Kecamatan Putri Hijau: Author

Daniel, M. (2005). Metode Penelitian Sosial Ekonomi. Bumi Aksara. Jakarta. 166 hal.

Ditjenbun. (2018). Statistik Kelapa Sawit 2015-2017. Retrived from: http://ditjenbun.pertanian.go.id/tinymcpuk/gambar/file/statistik/2017/kelapa-2015-2017.pdf

Harahap, G., Simanullang, E. S., & Romadon, M. (2017). Analisis Efisiensi Tataniaga Tandan Buah Segar (Tbs) Kelapa Sawit (Study Kasus : Petani Perkebunan Inti Rakyat Desa Meranti Paham Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhan Batu). Journal Wahana Inovasi, 6(2): 170–180.

Istiyanti, E. (2010). Efisiensi Pemasaran Cabai Merah Keriting di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman. Mapeta, 12(2): 116-124.

Lubis, F. R. A., & Tinaprilla, N. (2016). Sistem Tataniaga Tandan Buah Segar Di Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Agrica (Jurnal Agribisnis Sumatera Utara), 4(2): 126-139.

Mursid, M. (1997). Manajemen Pemasaran. Edisi Pertama, Cetakan Kedua, Bumi Aksara, Jakarta.

Nazir, M. (2003). Metodologi Penelitian. Ghalia Indonesia.Jakarta

Nugroho, A. E., (2015). Analisis Pemasaran Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Di Kabupaten Kutai Kartanegara (Studi Kasus Pada Petani Swadaya Kecamatan Muara Muntai). Magrobis Journal, 15(2): 47-56.

Octaviani, M. W., Yaktiworo, I., & Suriaty, S. (2014). Pengaruh Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Dan Perilaku Konsumen Terhadap Pengambilan Keputusan Pembelian Jus Buah Segar Bandar Lampung. JURNAL ILMU- ILMU AGRIBISNIS: Journal of Agribusiness Sciences, 2(2): 133–141. http://dx.doi.org/10.23960/jiia.v2i2.133-141

Sumiati, S; Rusida, R., & Idawati, I. (2017). Analisis Saluran Pemasaran Kelapa Sawit Di Desa Baku-Baku Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara. Journal TABARO, 1(1): 38-50.

Sukiyono, K., Cahyadinata, I., Purwoko, A., Widiono, S., Sumartono, E., Asriani, N. N., & Mulyasari, G. (2017). Assessing Smallholder Household Vulnerability to Price Volatility of Palm Fresh Fruit Bunch in Bengkulu Province. International Journal of Applied Business and Economic Research, 15(3): 1 – 15.

Swastha, B. (1991). Konsep dan Strategi Analisa Kuantitatif Saluran Pemasaran. Yogyakarta (ID). BPFE.

Syahza, A. (2011). Percepatan Ekonomi Pedesaan Melalui Pembangunan Perkebunan Kelapa Sawit. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 12(2): 297-310.

Tety, E, Maharani E, & Deswita, S. (2013). Analisis Saluran Pemasaran Dan Transmisi Harga Tandan Buah Segar (Tbs) Kelapa Sawit Pada Petani Swadaya Di Desa Sari Galuh Kecamatan Tapun Kabupaten Kampar. Pekbis Jurnal, 5(1): 13-23.




DOI: http://dx.doi.org/10.18196/10.18196/

Refbacks

  • There are currently no refbacks.





Editorial Office

AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Reseach

Program Studi Agribisnis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Gedung Siti Walidah, F3 Lt 1

Jln. Brawijaya Tamantirto Kasihan Bantul 55183 Indonesia

Ph. +62 274 387656  Fax. +62 274 387646

e-mail: agraris@umy.ac.id; agrarisumy@gmail.com

p-ISSN: 2407-814X , e-ISSN: 2527-9238 

Creative Commons License
AGRARIS is licensed under an International License