Pengembangan Potensi Ekonomi Masyarakat Terdampak Bencana Untuk Meningkatkan Ketangguhan

Eka Kadharpa Utama Dewayani

Abstract


Kota Malang merupakan salah satu daerah yang memiliki intesitas bencana seperti banjir genangan dan tanah
longsor di beberapa kecamatan seperti Blimbing, Sukun, Kedungkandang, Lowokwaru, dan Klojen. Menurut Utaya
Sugeng (2008) banjir genangan dan tanah longsor terjadi karena proporsi lahan terbuka di Kota Malang semakin
sempit serta sistem saluran drainase yang tidak memadai (Dewanto & Muslim, 2013). Predikat Kota Malang
sebagai kota pendidikan menyebabkan semakin padatnya pemukiman. Akibatnya banjir seringkali menimbulkan
kemacetan lalu lintas, rusaknya infrastruktur jalan raya dan terganggunya aktifitas perekonomian warga. Selain itu
curah hujan yang relatif tinggi pada bulan Pebruari, Nopember, Desember dengan perkiraan 201 - 300 mili meter
hingga Maret 2017 (BMKG Stasiun Klimatologi Malang, 2017) menyebabkan beberapa wilayah seperti Kota
Lama, Polehan, Jodipan, Sukun dan Bareng sering terjadi banjir dan longsor. Disetiap musim penghujan, Kelurahan
Bareng selalu mengalami bencana banjir. Bencana ini sangat berdampak pada kehidupan ekonomi masyarakat
yang pada kondisinya merupakan kawasan yang termasuk dalam kategori kumuh dan padat penduduk. Penyebab
bencana banjir serta dampaknya terhadap perekonomian masyarakat Kelurahan Bareng. Dari dampak tersebut
akan dijelaskan tentang bagaimana pengembangan ekonomi yang kompatibel dengan keadaan dan kebutuhan
masyarakat Kelurahan Bareng.


Keywords


potensi ekonomi; masyarakat; bencana; ketangguhan

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.18196/bdr.7158

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


__________________________________________________________________

View My Stats

Contact us: BERDIKARI : Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks, Address: Gedung D, LP3M UMY, AlamatJl. Brawijaya, Geblagan, Tamantirto, Kec. Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55183. Email: abdimasumy10@gmail.com.