MENURUNKAN TEKANAN DARAH DENGAN CARA MUDAH PADA LANSIA

Anggi Larasiska, Wiwin Priyantari HN

Abstract


Abstrak

 

Latar Belakang: hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik lebih dari atau sama dengan 140 mmHg, dan tekanan darah diastolic lebih dari atau sama dengan 90 mmHg. World Health Organization (WHO) melaporkan terdapat 12,8% kematian yang diakibatkan oleh hipertensi di seluruh dunia, dan sebanyak 40 % orang dewasa telah menderita hipertensi. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh jalan kaki terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha (BPSTW) unit Budhi Luhur, Kasongan, Bantul, Yogyakarta. Metode Penelitian: jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan time series design (desain rangkaian waktu). Populasi dalam penelitian ini sebanyak 88 responden dengan sampel sebanyak 12 responden yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil Penelitian: hasil uji Wilcoxon pada sampel didapatkan hasil untuk systole dengan nilai z hitung = -2,271 dan p value sebesar 0,023 = α < 0,05. Selain itu hasil untuk diastole dengan nilai z hitung = -2,530 dan p value sebesar 0,011 = α < 0,05 yang artinya ada pengaruh antara jalan kaki terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Kesimpulan: jalan kaki mempengaruhi perubahan tekanan darah (turun) pada lansia dengan hipertensi.

 


 

Abstract

 

Background: hypertension is a State where the systolic blood pressure is greater than or equal to 140 mmHg, diastolic blood pressure and greater than or equal to 90 mmHg. The world health organization (WHO) report there is 12.8% of deaths caused by hypertension worldwide, and as much as 40% of adults had suffered from hypertension. Purpose: to know how the walk against the blood pressure in the elderly with hypertension in the House social services Tresna Werdha (BPSTW) unit Budhi Sublime, Kasongan, Bantul, Yogyakarta. Method: the type of this research is quantitative approach to time series design (circuit design time). The population in this research as much as 88 respondents with samples as many as 12 respondents taken using purposive sampling technique. Results: Wilcoxon test results on samples obtained results for the z value of systole count =-2.271 and p value = 0.023 α < 0.05. In addition the results to calculate the z value of diastole =-2.530 and p value = 0.011 α < 0.05 meaning there influence between walk against blood pressure in elderly hypertension. Conclusion: walking affects blood pressure changes (down) on the elderly with hypertension.

 


Keywords


hipertensi, jalan kaki, lansia

Full Text:

PDF

References


Adib,M. 2009. Cara Mudah Memahami dan Menghindari Hipertensi, Jantung dan. Stroke. Edisi ke-2.Yogyakarta : Dianloka Printika.

Augustina. J. 2008. Impact of Exersice (walking) on Blood Pressure Levels in Hypertension in African American Adults with Newly Diagnosed Hypertension.

American College of Sports Medicine. 2004. Jurnal. Diakses pada tanggal 15 Mei2016 dari https://www.acsm.org/docs/other-documents/50-years-of-progress-and-service.pdf?sfvrsn=0

Anggraini, D.A, dkk. (2009). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan KejadianHipertensi pada Pasien yang Berobat di Poliklinik Dewasa Puskesmas Bangkinang Periode Januari Sampai Juni 2008. Skripsi. Di akses padatanggal 15 mei 2016 dari http://yayanakhyar.files.wordpress.com/2009/02/files-of-drsmed-faktor-yang-berhubungan-dengan-kejadian-hipertensi.pdf.

Bare BG., Smeltzer SC. 2001. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC.

Boedhi, Darmojo, R. 2011. Buku Ajar Geriatic (IlmuKesehatanLanjutUsia) edisi ke – 4.Jakarta :BalaiPenerbit FKUI

BPS, 1992. Jumlah Hipertensi di Indonesia. Jakerta: BPS Pusat.

Dalimartha, S. et al. 2008. Care Your Self Hipertensi. Jakarta: Penebar Plus +

Depkes RI. 2001. Pedoman Pengukuran dan Pemeriksaan. Jurnal. Depkes RI, Jakarta.

_________. 2006. Pedoman Pengukuran dan Pemeriksaan. Jurnal. Depkes RI, Jakarta.

Dinas Kesehatan Provinsi DIY. 2013. Profil Kesehatan DIY 2013. Yogyakarta : Dinas Kesehatan DIY 2013.

Dinkes DIY, 2013. Laporan Survailans Terpadu Penyakit (STP) Puskesmas di DIY pada tahun 2012,

Elsanti, Salma. 2009. Panduan Hidup Sehat Bebas Kolesterol, Stroke, Hipertensi & Serangan Jantung. Yogyakarta : Araska.

Fernando Dimeo,

Handayani dan Riyadi, 2011. Pedoman Penelitian Karya Tulis Ilmiah Bidang Kesehatan. Yogyakarta : Samodra Ilmu Perss

Hans. Tandra. 2003. Merokok dan. Kesehatan. http://www.kompas.co.id/kesehatan/news/0306/30/105012.htm, 24 juni 2007

Hikmaharidha. 2011. Pengaruh Senam Tai Chi Terhadap Tekanan Darah Wanita Berusia 50 Tahun Keatas. Skripsi.

J E Martin, P M Dubbert. Controled Trial Aerobic Exersice of Hypertention, Dallas 1990.

Karyadi, E. 2002, Hidup Bersama Penyakit Hipertensi, Asam Urat dan Jantung. Koroner. Jakarta : Intisari Mediatama.

Kementrian Kesehatan RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar 2013. Jakarta : Kementrian Kesehatan RI 2013.

Krummel, D.A. 2004. Medical Nutrition Therapy in Cardiovascular Disease. In:Mahan, L.K. & Escott-Stump, S., ed. Krause's Food, Nutrition, & Diet.

Kumar, 2005. Kumar V, Abbas AK, Fausto N. Hypertensive Vascular Disease. In: Robn and Cotran Pathologic Basis of Disease 7th edition. Philadelpia : Elsevier https://id.wikipedia.org/wiki

Kusuma, D. 2006. Olahraga Untuk Orang Sehat dan Penderita Penyakit Jantung. (Internet) http://www.afand.abatasa.com.(aAccessed 10 Juni 2015).

Machfoedz, Ircham. 2014. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Fitramaya.

Marliani L, S Tantan. 2007. 100 Questions & Answer Hipertensi. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Marya, et al. 2008. Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya. Jakarta: Salemba.

Murwani, et al. 2010. Gerontik konsep dasar dan asuhan keperawatan home care dan komunitas. Yogyakarta : Penerbit Fitramaya.

National Institutes of Health. 2004. Prevention, Detection, Evaluation, andTreatment of High Blood Pressure (JNC 7).Jurnal. U.S. Department Of Health And Human Services

Notoatmodjo, Soekidjo. 2012. Mtodologi Penelitian Kesehatan, Edisi Revisi. Jakarta : Rineka Cipta.

Larisa, et al. 2013. Hubungan Kebiasaan Berolahraga Jalan Kaki Dengan Kontrol Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi.

Rohaendi. 2008. Treatment Of High Blood Pressure. Jakarta :Gramedia Pustaka Utama.

Rusdi &Nurlaela Isnawati. (2009). Awas! Anda bisa mati cepat akibat hipertensi &diabetes. Yogyakarta : Power Books (IHDINA).

Saraswati, S. 2009. Diet Sehat Untuk Penyakit Asam Urat, Diabetes, Hipertensi, dan Stroke. Jogjakarta : A+Plus.

Syatria, A. 2006. Pengaruh Olahraga terprogram terhadap tekanan darah pada mahasiswa fakultas kedokteran universitas diponegoro. FK UNDIP. Semarang.

Sidang. 2006. “Pengaruh Olahraga Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Klub Jantung Sehat Bhumi Phala Kabupaten Temanggung”. Skripsi.

Sugiyono, 2010. Metode Penelitian Kualitatif Kuantitatif & RND. Bandung:Alfabeta.

Susalit dkk, 2001. Hipertensi Primer Dalam Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, Edisi III, Jilid II. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.

Sustrani, Lanny, dkk. 2006. Hipertensi. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.

Sutanto. 2009. Awas 7 Penyakit Degeneratif, Paradigma Indonesia,Yogyakartahttps://id.wikipedia.org/wiki.

Thristyaningsih. 2009. Pengaruh Senam Bugar Lansia Terhadap Daya Tahan Jantung Paru, Status Gizi dan Tekanan Darah Lansia Hipertensi di Posyandu Kecamatan Pahandut. Kota Palangkaraya. Tesis. FK UGM. Yogyakarta.

Waren, et al. 2009. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Pasien Yang Berobat Di Poliklinik Dewasa Puskesmas Bangkina Periode Januari Sampai Juni 2008. FK. UNRI. Riau

World Health Organisation (WHO). 2011. Global Adult Tobacco Survey:Indonesia Report 2011. Jurnal. Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Office : School of Nursing Universitas muhammadiyah Yogyakarta

Kompleks FKIK Gedung F3 Lantai 4
Kampus Terpadu UMY
JL. Lingkar Selatan, Kasihan, Bantul, Yogyakarta 55183
Email : IJNP@umy.ac.id
Web : http://journal.umy.ac.id/index.php/ijnp

Creative Commons License
Indonesian Journal of Nursing Practice is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats