Efek Stres Puasa terhadap Ketebalan Epitel dan Diameter Tubulus Seminiferus Rattus norvegicus

Nila Munaya, Ageng Brahmadhi, Yuhantoro Budi Handoyo Sakti

Abstract


Puasa merupakan stres biologi yang dapat menyebabkan stres oksidatif. Stres oksidatif menyebabkan penurunan spermatogenesis dan berat testis yang terkait dengan tubulus seminiferus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek puasa terhadap berkurangnya ketebalan epitel dan diameter tubulus seminiferus tikus. Penelitian ini merupakan penelitian analitik eksperimental laboratorium dengan post-test only with control group design. Subjek penelitian adalah tikus putih jantan galur wistar sebanyak 30 ekor dengan berat badan 150-300 g, dan umur 2-4 bulan. Tikus dibagi secara acak menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok kontrol, kelompok perlakuan puasa 10 jam, dan kelompok perlakuan puasa 12 jam. Puasa dilakukan selama 14 hari. Subjek penelitian selanjutnya diterminasi, dieksisi dan ditimbang testisnya, kemudian dilakukan preparasi histologi dengan pewarnaan HE. Selanjutnya dianalisis secara histomorfometrik menggunakan perangkat lunak Image J. Data dianalisis menggunakan MANOVA diikuti uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan ketebalan epitel dan diameter tubulus seminiferus pada kelompok perlakuan lebih rendah secara signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol (p< 0,05). Namun, ketebalan epitel dan diameter tubulus seminiferus antara kelompok perlakuan puasa 10 jam dan 12 jam tidak terdapat perbedaan signifikan (p>0,05). Disimpulkan bahwa terdapat efek puasa terhadap berkurangnya ketebalan epitel dan diameter tubulus seminiferus tikus.

Keywords


Stres; Puasa; Ketebalan Epitel; Diameter Tubulus Seminiferus; Rattus Norvegicus

Full Text:

Download Article

References


Kalat, JW. Introduction to Psychology (10th Edition). Belmont: Wadsworth. 2013.

Pinel, JPJ. Biopsikologi (Edisi ke- 7). Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2012.

Taufiqurrohman. Berdamai dengan Stres. Yogyakarta: Pusat Ilmu. 2015.

Suarsana, IN., Wresdiyati, T. dan Suprayogi, A. Respon Stres Oksidatif dan Pemberian Isoflavon terhadap Aktivitas Enzim Superoksida Dismutase dan Peroksidasi Lipid pada Hati Tikus. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner, 2013; 18 (2): 146-152.

Omolaso, BO., Akanbi CO., Akintayo, CO. dan Oluwole, FS. Evaluation of the Effects of Fasting on Fertility in Adult Male Wistar Rats. IOSR J Pharm Biol Scie. 2012; 3 (4): 12-15.

Fitria, L., Mulyati., Tiraya, C.M. dan Budi, A.S. Profil Reproduksi Jantan Tikus (Rattus norvegicus Berkenhout, 1769) Galur Wistar Stadia Muda, Pradewasa dan Dewasa. Jurnal Biologi Papua, 2015; 7 (1): 29-36.

Tahtamouni, LH., Mustafa, NH., Hassan, IM., Ahmad, IM., Yasin, SR. dan Abdalla, MY. Nandrolone Decanoate Administration to Male Rats Induces Oxidative Stress, Seminiferous Tubules Abnormalities and Sperm DNA Fragmentation. Jordan Journal of Biological Sciences, 2010; 3 (4): 165-174.

Rocha, JS., Bordoni, LS. dan Franca, LR. Effects of Mild Calorie Restriction on Reproductive Parameters of Pubertal and Sexually Mature Male Wistar Rats. Anim Reprod Scie, 2012; 9 (2): 93-102.

Kurniawan, C., Waluyo, TB., dan Sebayang, P. Analisis Ukuran Partikel Menggunakan Free Software Image-J. Seminar Nasional Fisika 2011 Pusat Penelitian Fisika-LIPI. 2011.

Dahlan, S. Langkah-langkah Membuat Proposal Penelitian Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Edisi ke-2). Jakarta: Sagung Seto. 2014.

Purwoistri, RF. Pengaruh Ekstrak Biji Pepaya (Carica papaya L.) terhadap Spermatogenesis dan Tebal Epitel Tubulus Seminiferus Testis Mencit (Mus musculus) Jantan. Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. 2010.

Zhe, L., Qing, C., Zeng-lu, X. dan Zheng-guo, Z. Stereological Measurement of Rat’s Seminiferous Tubule. Chin Med J, 2009; 122 (21): 2643-2646.

Apriliani, M., Nurcahayani, N. dan Busman, H. Efek Pemaparan Kebisingan terhadap Jumlah Sel-sel Spermatogenik dan Diameter Tubulus Seminiferus Mencit (Mus musculus L.). Lembaga Penelitian Universitas Lampung. 2013.

Ozegbe, P.C. dan Omirinde, J.O. Comparative Morphophysiological Evaluation of the Testis of Adult Wistar Rats Fed Low Protein-Energy Diet and Dosed with Aqueous Extracts of Cuscuta australis. Niger J Physiol Sci, 2012; 27 (2): 149-155.

Mescher, A.L. Histologi Dasar Junqueira (Edisi ke-12). Jakarta: EGC. 2012.

Sherwood, L. Fisiologi Manusia: dari Sel ke Sistem (Edisi ke-6). Jakarta: EGC. 2012.

Sulistyoningrum, E., Setiawati., Nindyastuti, H. dan Putra, A.N. Infusa Daging Buah Mahkota Dewa Memperbaiki Kerusakan Testis dan Parameter Sperma Tikus Diabetik. Jurnal Sains Medika, 2012; 4 (2): 115-123.

Agarwal, A., Virk, G., Ong, C. dan Plessis, S. S.D. Effect of Oxidative Stress on Male Reproduction. World J Mens Health, 2014; 32 (1): 1-17.

Faris, MA., Hussein, RN., Al-Kurd, RA., Al-Fararjeh, MA., Bustanji, YK. dan Mohammad, MK. Impact of Ramadan Intermittent Fasting on Oxidative Stress Measured by Urinary 15-F2t-Isoprostane. J Nutr Metab, 2012; 1-10.

Katib, A. Mechanisms Linking Obesity to Male Infertility. Cent European J Urol, 2015; 68 (1): 79-85.

Hamada, A., Esteves, SC., Nizza, M. dan Agarwal, A. Unexplained Male Infertility: Diagnosis and Management. Int Braz J Urol, 2012; 38 (5): 576-594.

Indriana, Y., Kristiana, IF., Sonda, AA., dan Intanirian, A. Tingkat Stres Lansia di Panti Wredha “Pucang Gading” Semarang. Jurnal Psikologi Undip, 2010; 8 (2): 87-96.

Mathur, PP. dan D’Cruz, SC. The Effect of Environmental Contaminants on Testicular Function. Asian J Androl, 2011; 13 (4): 585-591.

Taib, IS., Budin, SB., Ghazali, AR., Jayusmas, PA., Louis, SR., dan Mohamed, J. Fenitrothion Induced Oxidative Stress and Morphological Alterations of Sperm and Testes in Male Sprague-dawley Rats. Clinics, 2012; 68 (1): 93-100.

Guilliams, TG. dan Edwards, L. Chronic Stress and The HPA Axis: Clinical Assessment and the Therapeutic Considerations. Point Institute of Nutraceutical Research, 2010; 9 (2): 1-12.

Boroumand, N., dan Hashemy, S. I. The Effect of Ramadan Fasting on Endocrine System. Journal of Fasting and Health, 2015; 3 (4): 148-155.

Shaha, C., Tripathi, R. dan Mishra, DP. Male Germ Cell Apoptosis: Regulation and Biology. Philos Trans R Soc Lond B Biol Sci, 2010; 365 (1546): 1501-1515.

Mathur, PP., Huang, L., Kashou, A., Vaithanathan, S. dan Agarwal, A. Environmental Toxicants and Testicular Apoptosis. The Open Reproductive Sci J, 2011; 3: 114-124.

Wong, EWP. dan Cheng, CY. Impacts of Environmental Toxicants on Male Reproductive Dysfunction. Trends in Pharmacol Sci J, 2011; 32 (5): 290-299.

Kavak, V., Balsak, D., Togrul, C., Deveci, E., Ekinci, A., Ekinci, C., et al. The Effects of Maternal Low Protein and Estrogen on Sexual Behavior and Testicular Maturation in Male Rats. Int J Morphol, 2015; 33 (1): 204-209.


Refbacks





Office:
Faculty of Medicine and Health Science Universitas Muhammadiyah Yogyakarta,
Gedung G1 (Biomedik) Lantai Dasar, FKIK UMY, Phone: +62 274 387 656 (ext: 231)
Jalan Lingkar Selatan, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Website: http://journal.umy.ac.id/index.php/mm - E-mail: jmmfkik@umy.ac.id

Creative Commons License
MMJKK is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.