Pengaruh Supportive-Educative System terhadap Kualitas Hidup pada Pasien Gagal Jantung

Ditha Astuti Purnamawati, Fitri Arofiati, Ambar Relawati

Abstract


Gagal jantung adalah fase kronis yang menyebabkan kerusakan fungsional jantung akibat banyaknya gejala yang terjadi, sehingga akan berdampak pada kuali-tas hidup. Gagal jantung memerlukan penatalaksanaan yang tepat dan diharapkan dapat mencegah perburukan penyakit. Intervensi yang diberikan dapat berupa tera-pi farmakologi dan non farmakologi, diantaranya supportive-educative system. Sistem ini membantu pasien memperoleh informasi kesehatan, serta dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh supportive-educative system terhadap kualitas hidup pasien gagal jantung. Penelitian ini merupa-kan penelitian kualitatif dengan metode quasi eksperiment. Rancangan penelitian yang adalah  pre-posttest with control group. Sebanyak 34 pasien gagal jantung dipilih dengan teknik non probability sampling, dibagi menjadi dua kelompok secara acak, kelompok intervensi diberikan supportive-educative system, kelompok kontrol diberi-kan program discharge planning yang ada di ruangan, minggu pertama intervensi (pre-test) untuk mendapatkan data kualitas hidup, minggu kedua dan ketiga observasi apakah responden melakukan kegiatan yang sudah diajarkan, minggu terakhir evaluasi (post-test) kualitas hidup setelah intervensi. Diuji menggunakan Wilcoxon test (data berdistribusi tidak normal) dan Paired Samples Test (data berdistribusi normal). Hasil uji beda menunjukkan kelompok intervensi lebih berpengaruh dibandingkan dengan kelompok kontrol dengan ρ value sebesar 0,000. Terdapat pengaruh pem-berian supportive-educative system terhadap kualitas hidup, kualitas hidup pada kelompok intervensi lebih baik daripada kelompok kontrol.

Keywords


Supportive-Educative System; Kualitas Hidup; Gagal Jantung

Full Text:

Download Article

References


Kementrerian Kesehatan Republik Indonesia. Infodatin: Situasi Kesehatan Jantung. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. 2014. p.1-8.

Ziaeian B, Fonarow GC. Epidemiology and Aetiology of Heart Failure. Nature Reviews. Cardiology, 2016; 13 (6): 368.

Zamanzadeh V, Valizadeh L, Howard AF, Jamshidi F. A Supportive-Educational Intervention for Heart Failure Patients in Iran: The Effect on Self-Care Behaviours. Nurs Res Pract, 2013; 2013 (1): 1-7.

Etemadifar S, Bahrami M, Shahriari M, Farsani AK. The Effectiveness of a Supportive Educative Group Intervention on Family Caregiver Burden of Patients with Heart Failure. Iran J Nurs Midwifery Res, 2014; 19 (3): 217-23.

Yaghoubi A, Tabrizi JS, Mirinazhad MM, Azami S, Naghavi-Behzad M, Ghojazadeh M. Quality of Life in Cardiovascular Patients in Iran and Factors Affecting it: A Systemic Review. J Cardiovasc Thorac Res, 2012; 4 (4): 95-101.

Yancy CW, Jessup M, Bozkurt B, Butler J, Casey DE Jr, Drazner MH, et al. 2013 ACCF/AHA Guideline for the Managenet of Heart Failure. Circulation, 2013; 128 (16): 1810-52.

Perhimpunan Dokter Spesialis kardiovaskular Indonesia (PERKI). Pedoman Tatalaksanan Gagal Jantung. Ed. ketiga. Jakarta: Centra Communications. 2015.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI. Jakarta: Badan Litbangkes, Depkes RI. 2013.

Potter PA, Perry AG. Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses dan Praktik. Ed 4, Vol 2. Terjemahan. 2010.

Wahyuni A, Kurnia OS. Hubungan Self-Care dan Motivasi dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Jantung. Jurnal Keperawatan Padjajaran, 2014; 2 (2): 108-115 .

Pudiarifanti N, Pramantara ID, Ikawati Z. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Gagal Jantung Kronik. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi, 2015; 5 (4): 259-266.

Djaya KH, Nasution SA, Antono D. Gambaran Lama Rawat dan Profil Pasien Gagal Jantung di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Indonesian Journal of Chest, 2015; 2 (4): 141-150.

Rini SS, Hairitama R. Kepatuhan Lansia Penderita Hipertensi dalam Pemenuhan Diet Hipertensi. Sorot (Jurnal Ilmu-ilmu Sosial dan Ekonomi), 2014; 6 (1): 46-53.

Klabunde RE. Konsep Fisiologi Kardiovaskular. Ed. 2. Jakarta: EGC. 2015.

Chen YW, Wang CY, Lai YH, Liao YC, Wen YK, Chang ST et al. Home-Based Cardiac Rehabilitation Improves Quality of Life, Aerobic Capacity and Readmission Rates in Patients with Chronic Heart Failure. Medicine, 2018; 97 (4): e9629.

Cowie MR, Lopatin YM, Saldarriaga C, Fonseca C, Sim D, Magaña JA, et al. The Optimize Heart Failure Care Program: Initial Lessons from Global Implementation. Int J Cardiol, 2017; 236 (1): 340-344.

Chernomordik F, Freimark D, Arad M, Shechter M, Matetzky S, Savir Y, et al. Quality of Life and Long-Term Mortality in Patients with Advanced Chronic Heart Failure Treated with Intermitten Low-Dose Intravenous Intropes in an Outpatient Setting. ESC Heart Fail, 2017; 4 (2):122-129.

Teichman SL, Maisel AS, Storrow AB. Challenges in Acute Heart Failure Clinical Management: Optimizing Care Despite Incomplete Evidence and Imperfect Drugs. Crit Pathw Cardiol, 2015; 14 (1): 12-24.

Wang Q, Dong L, Jian Z, Tang X. Effectiveness of a PRECEDE-Based Education Intervention on Quality of Life in Elderly Patients with Chronic Heart Failure. BMC Cardiovasc Disord, 2017; 17 (1): 262.




DOI: http://dx.doi.org/10.18196/mm.180213

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Office:
Faculty of Medicine and Health Science Universitas Muhammadiyah Yogyakarta,
Gedung G1 (Biomedik) Lantai Dasar, FKIK UMY, Phone: +62 274 387 656 (ext: 231)
Jalan Lingkar Selatan, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Website: http://journal.umy.ac.id/index.php/mm - E-mail: jmmfkik@umy.ac.id

Creative Commons License
MMJKK is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.