Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pekerjaan dengan Tingkat Pengetahuan Mengenai Kanker Ovarium pada Wanita

Mitayani Purwoko

Abstract


Kanker ovarium adalah tumor ganas yang berasal dari ovarium dengan berbagai tipe histologi yang dapat mengenai semua umur. Kanker ovarium menem-pati posisi ke-3 dari 10 kanker tersering pada wanita. Minimnya pengetahuan terha-dap kanker sendiri merupakan salah satu penghambat pendeteksian dini kejadian kanker ovarium. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan dan pekerjaan dengan tingkat pengetahuan wanita terkait kanker ovarium.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah penduduk kota Palem-bang yang berjenis kelamin wanita. Besar sampel 80 orang diperoleh dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Data diambil menggunakan instru-men kuesioner mengenai pengetahuan wanita terkait kanker ovarium. Data dianali-sis dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80% subjek memi-liki pengetahuan yang kurang mengenai kanker ovarium dan 20% memiliki penge-tahuan cukup. Tidak ada subjek penelitian yang memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai kanker ovarium. Hubungan tingkat pendidikan dengan tingkat pengetahuan responden mengenai kanker ovarium memiliki nilai r = 8,205 dengan p = 0,038. Hubungan pekerjaan dengan tingkat pengetahuan responden mengenai kanker ovarium memiliki nilai r = 3,156 dengan p = 0,093. Disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan mengenai kanker ovarium dipengaruhi oleh tingkat pendi-dikan.

Keywords


Kanker Ovarium; Pengetahuan Kanker; Kewaspadaan Kanker Ovarium

Full Text:

Download Article

References


Dorland WA dan Newman. 2011. Kamus Saku Kedokteran Dorland.Jakarta: EGC Hal.179.

WHO. 2012. Estimate Cancer Incidence Mortality and Prevalence World in 2012. - (Http://www.globocan.iarc.fr, diakses 4 Agustus 2016).

Indrawati M. 2009. Bahaya Kanker bagi Wanita dan Pria. Pendidikan untuk Kehidupan. Jakarta, Indonesia. -

Kemenkes RI. 2007. Pedoman Pengendalian Penyakit Kanker. Jakarta, Indonesia. -

Sihombing M dan Sirait AM. Angka Ketahanan Hidup Penderita Kanker Ovarium di RS Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta. Majalah Kedokteran Indonesia. 2007;57(10):346-352.

Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. 2015. Situasi Penyakit Kanker. Jakarta.

American Cancer Society. 2013. What are The Risk Factor for Ovarian Cancer?. (http://www.cancer.org, diakses 21 Juni 2016).

Sueblinvong T dan Carney ME. Current Understanding of Risk Factors for Ovarian Cancer, 2009; 10 (1-2): 67-81

Fachlevy AF, Abdullah Z dan Russeng SS. Faktor Risiko Kanker Ovarium di RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar. Universitas Hasanuddin, Makasar, Indonesia. 2012. http://pasca.unhas.ac.id/jurnal

Goldstein CL, Susman EP, Lockwood S, Medlin EE dan Behbakht K. Awareness of Symptoms and Risk Factors of Ovarian Cancer in a Population of Women and Healthcare Providers. Clin J Oncol Nurs, 2015; 19 (2): 206-212.

Asiah MD. Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Ibu Rumah Tangga di Desa Rukoh Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh. Jurnal Biologi Edukasi, 2009; 1 (2): 1-4.

Notoatmodjo S. 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Hemminki K dan Li X. Level of Education and the Risk of Cancer in Sweden. Cancer Epidemiology, Biomarkers and Prevention. 2003; 12 (8): 796-802.

Le ND, Leung A, Brooks-Wilson A, Gallagher RP, Swenerton KD, Demers PA, et al. Occupational Exposure and Ovarian Cancer Risk. Cancer Causes Control. 2014;25(7):829-841.




DOI: http://dx.doi.org/10.18196/mm.180214

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Office:
Faculty of Medicine and Health Science Universitas Muhammadiyah Yogyakarta,
Gedung G1 (Biomedik) Lantai Dasar, FKIK UMY, Phone: +62 274 387 656 (ext: 231)
Jalan Lingkar Selatan, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Website: http://journal.umy.ac.id/index.php/mm - E-mail: jmmfkik@umy.ac.id

Creative Commons License
MMJKK is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.