Pemeriksaan Material pada Pembangunan Rumah Non-Engineered di Daerah Rawan Gempa Dusun Serut, Palbapang Kabupaten Bantul, Yogyakarta

Muhammad Heri Zulfiar

Abstract


Bantul Regency is a region with high level of seismic activity in Indonesia. Buildings that have the highest risk of collapse to earthquake are non-engineered buildings or residential buildings built without planning or not according regulation. This study aims to know contruction practices and material examination on non-engineered buildings in earthquake prone areas in accordance with the Indonesian National Standard. The object research is the construction of non-engineered building in Serut Village, Palbapang, Bantul Regency. The testing of material construction materials include: concrete test, reinforcing steel test and bricks test. the material are tested on the laboratory of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.  The observations and measurements to the practices of construction consist of: concrete sloof with size 15 × 20 cm with the main reinforcement 4Ø12 and beugel reinforcement Ø6-150; column with size 10 × 15 cm with main reinforcement 4Ø10 and beugel reinforcement Ø6-150; the concrete mixture is made manually with a composition 1 cement: 3 sand: 2 gravel; Brick size 4.35 cm x 12.036 cm x 23.902 cm class criteria M-6 module. Laboratory material test results showed: steel reinforcement diameter Ø 10 mm obtained tensile strength (fy) 401.52 Mpa; Ø12 mm diameter obtained tensile strength (fy) 393,736 M.Pa; concrete have average compressive strength of 181 kg/cm2; brick test have average compressive strength of 20.03 kg/cm2. The conclusion of contruction practices on non-engineered buildings in earthquake prone areas are adequate on major earthquake, the quality of construction concrete and reinforcing steel are fulfilling the criteria and requirements of the Indonesian National Standard, but quality of material brick is not adequate standar. 


Keywords


Materials, Earthquake, Hazard, Construction Houses, Non Engineered Building

Full Text:

PDF

References


Bawono, A.S., 2016, Studi Kerentanan Bangunan Akibat Gempa : Studi Kasus Perumahan Di Bantul, Jurnal Ilmiah Semesta Teknika, 19 (1), 90-97.

Badan Standarisasi Nasional (BSN), 2000, Bata Merah Pejal Untuk Pasangan Dinding, SNI 15-2094-2000. BSN, Jakarta.

Badan Standarisasi Nasional (BSN), 2002, Spesifikasi Agregat Halus untuk Pekerjaan Adukan dan Plesteran dengan Bahan Dasar semen,SNI 03-6820-2002. BSN, Jakarta.

Badan Standarisasi Nasional (BSN), 2002, Standar Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung, SNI 03-1726-2002. BSN, Jakarta.

Badan Standarisasi Nasional (BSN), 2002, Tata Cara Penyiapan Benda Uji dari Contoh Agregat, SNI 13-6717-2002. BSN, Jakarta.

Badan Standarisasi Nasional (BSN), 2004, Semen Portland,SNI 15-2049-2004. BSN, Jakarta.

Badan Standarisasi Nasional (BSN), 2008, Cara Uji Berat Jenis dan Penyerapan Agregat Kasar,SNI 1969: 2008. BSN, Jakarta.

Badan Standarisasi Nasional (BSN), 2011, Cara Uji Kuat Tekan Beton Dengan Benda Uji Silinder,SNI 1974:2011. BSN, Jakarta.

Badan Standarisasi Nasional (BSN), 2012, Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Stuktur Bangunan Gedung dan Non Gedung. SNI 1762:2012. BSN, Jakarta.

Badan Standarisasi Nasional (BSN), 2013, Spesifikasi Air Pencampur yang digunakan dalam Produksi Semen Hidroulis, SNI 7974:2013. BSN, Jakarta.

Badan Standarisasi Nasional (BSN), 2014, Baja Tulangan Beton, SNI 2052:2014. BSN, Jakarta.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), 2012, Peraturan Kepala BNPB Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum Pengkajian Risiko Bencana, Jakarta.

Devi, K., dan Naroem, N., 2015, Seismic Vulnerability Assessment of Excisting Buildings : It’s Importance, International Journal of Innovative Technology and Exploring (IJITEE), 4(9), 39-46.

Fitriani, T.L.S., 2014, The Analysis od Structure Materials in Earthquake and Tsunami Prone Areas in Teluk Palu Seashore, Jurnal Infrastuktur, 4(1), 15-21.

Handayani, T., 2013, Model Rekonstruksi Rumah Pasca Gempa di Yogyakarta dan Klaten, Jurnal Arsitektur Komposisi, 10(1), 27-40.

Marsell, R., 2013, Zonasi Daerah Rawan Gempa Bumi Di Kecamatan Pundong, Bantul, Majalah Geografi Indonesia, 27(1), 11-25.

Mulyati dan Herman, 2015, Komposisi dan Kuat Tekan Beton Pada Campuran Portland Composite Cement, Pasir dan Kerikil Dari Beberapa Quarry di Kota Padang, Jurnal Momentum, 17(2), 34-38.

Presiden Republik Indonesia, 2007, Undang-undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah RI, Indonesia.

Rinaldi, Z., Purwatianingsih, A.W., dan Nur’aini, R.D., 2015, Analisa Kontruksi Tahan Gempa Rumah Tradisional Suku Besemah Di Kota Pagar Alam Sumatera Selatan, Seminar Nasional Sains dan Teknologi, 2015, 5(5), 1-10.

Sehonanda, O., Ointu, B.M.M., Tamboto, W. J., dan Pandeleke, R.R., 2014., Kajian Uji Laboratorium Nilai Modulus Elastisitas Bata Merah Dalam Sumbangan Kekakuan Pada Struktur Sederhana, Jurnal Sipil Statik, 1(12), 797-800.

Saputra, A., 2012, Pemetaan Kerentanan Bangunan Temapt Tinggal Tehadap Bahaya Gempa Bumi Di Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul, Seminar Nasional Teknologi Informasi & Komunikasi Terapan, Semarang, 23 Juni.

Wibowo, A.P., 2015, Aplikasi Material Bekas Pakai Pada Rekonstruksi Rumah Tinggal Pasca Bencana Alam Gempa Bumi, , 7-8 Oktober 2015,9 (9), 601-606.

Zulfiar, M.H., 2014, Identifikasi faktor Dominan Penyebab Kerentanan Bangunan Di Daerah Rawan Gempa Provinsi Sumatra Barat, Jurnal Ilmiah Semesta Teknika, 17(2), 116-125.

Jayady, A. Zulfiar M.H. dan Saputra N.R.J., 2018, Kerentanan Bangunan Rumah Cagar Budaya terhadap Gempa di Yogyakarta, Jurnal Ilmiah Karkasa, Vo.4, No.1.

PENULIS:




DOI: https://doi.org/10.18196/st.212224

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editorial Office :

SEMESTA TEKNIKA

Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Jln. Brawijaya Tamantirto Kasihan Bantul 55183 Indonesia

Telp:(62)274-387656, Fax.:(62)274-387656, WA: 085729357100

Email: semesta_teknika@umy.ac.id

Website: http://http://journal.umy.ac.id/index.php/st

Creative Commons License

Semesta Teknika is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.