Submissions

Online Submissions

Already have a Username/Password for IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices)?
Go to Login

Need a Username/Password?
Go to Registration

Registration and login are required to submit items online and to check the status of current submissions.

 

Author Guidelines

PETUNJUK PENULISAN NASKAH IJNP (Semua huruf besar, bold, 14 pt, senter)

(kosong satu spasi tunggal, 14 pt)

Penulis Pertama1, Penulis Kedua, dan Penulis Ketiga (12 pt, senter)

(kosong satu spasi tunggal, 12 pt)

  1. Departemen, Fakultas, Universitas, Alamat, Kota, Kode Pos, Negara (huruf 10 pt, senter)

2.       Pusat Riset, Institusi, Alamat, Kota, Kode Pos, Negara (10 pt, senter)

(kosong satu spasi tunggal, 12 pt)

E-mail: author@address.com (10 pt, italics, senter)

(kosong dua spasi tunggal, 12 pt)

 


(kosong dua spasi tunggal, 12 pt)

Abstrak (10 pt, bold, senter)

(kosong satu spasi tunggal, 10 pt)

Abstrak ditulis menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris. Menggunakan huruf 10 pt, spasi tunggal, rata kanan-kiri, jumlah kata tidak melebihi 150 kata, tidak ada kutipan dan singkatan/ akronim. Abstrak berupa satu paragraf tidak berstruktur. Abstrak harus berisi pendahuluan atau masalah yang diteliti termasuk tujuan penelitian, jika memungkinkan buat dalam satu kalimat. Desain penelitian, cara pengambilan dan besar sampel, cara dan  pengumpulan data, serta analisis data. Penemuan utama (OR/ RR, CI atau tema dalam riset kualitatif). Tuliskan satu atau dua kalimat untuk mendiskusikan hasil dan kesimpulan. Rekomendasi dan implikasi  hasil penelitian dituliskan dengan jelas.

(kosong satu spasi tunggal, 12 pt, boldface)

Kata kunci: Kata kunci ditulis menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris. Berisi kata atau frase maksimal enam kata dan diurutkan berdasarkan abjad (10pt, italics). Antar kata kunci dihubungkan dengan koma

(kosong satu spasi ganda, 12 pt)

Abstract (10 pt, bold, italics)

(one blank single space line, 10 pt)

Instruction for Author (Title in English). Abstract should be written using Times New Roman font, size 10 pt, italics, right justify, and single spacing, completed with English title written in bold at the beginning of the English abstract. The abstract is an unstructured paragraph. The abstract should state the problem, the purposes of the study or investigation, basic procedures (research design, selection and size of study subjects; observational and analytical methods), main findings (OR/ RR, CI or themes in qualitative research), and the principal conclusions. Recommendation and implication of the study must be clear. It should not contain any references or displayed equations. The abstract should be no more than 150 words.

(one blank single space line, 12 point font, boldface)

Keywords: up to 6 words/ phrase in English, alphabetically order (10 point font, italics), give commas between words/ phrase.

(three blank single space lines, 12 point font, boldface)

 

 



Pendahuluan (14 pt, boldface, huruf besar di awal kata)

(Kosong satu spasi tunggal, 10 pt)

Manuskrip ditulis dengan huruf Times New Roman ukuran 12 pt, spasi tunggal, rata kanan, satu sisi halaman (bukan bolak-balik), ditulis dalam bentuk dua kolom dengan jarak antara kolom 1 cm  pada kertas ukuran A4 (210 mm x 297 mm) dengan margin atas 3.5 cm, bawah 2.5 cm, kiri-kanan masing-masing 2 cm. Jumlah halaman manuskrip termasuk tabel/ grafik dan daftar referensi maksimal 10 halaman (3000–3500 kata). Jika lebih, dianjurkan memisahkannya menjadi dua manuskrip terpisah. Penggunaan Bahasa Indonesia baku dan ejaan yang disempurnakan (EYD) sangatlah mutlak diharuskan.

(antar paragraph diberi jarak kosong satu, spasi tunggal, tidak ada indentasi)

 

Judul publikasi (berbeda dengan judul penelitian) yang ditulis mengandung kata kunci utama dan tidak menggunakan singkatan, 12–14 kata. Penulis perlu menuliskan juga judul pendek yang diinginkan ditulis sebagai page header  di setiap halaman jurnal. Penulis tidak menuliskan kata studi/ hubungan/ pengaruh dalam judul publikasi. Contoh: “Penurunan gula darah melalui latihan senam DM pada lansia”.

Nama lengkap penulis (tanpa gelar) diletakkan di bawah judul. Urutan penulis berdasarkan kontribusinya dalam proses penulisan (lihat panduan penulisan Dikti tentang petunjuk sistem skor untuk penentuan hak kepengarangan bersama sebuah karya tulis ilmiah). Setelah nama ditulis angka dengan superscript untuk menandai afiliasi penulis. Satu penulis, afiliasinya bisa lebih dari satu.Contoh: Ananda Anandita1, Ahmad Taufik2, Josephine3

 

Afiliasi dan alamat penulis. Beri angka sesuai dengan nama penulis. Contoh: 1. Departemen Dasar Keperawatan dan Keperawatan Dasar Fakultas Ilmu Keperawatan  Universitas Indonesia, Kampus FIK UI, Jl. Prof. Dr. Bahder Djohan, Depok, Jawa Barat – 16424. Alamat korespondensi merupakan alamat surel salah satu penulis. Contoh: anandita12@lycos.com.

 

Singkatan/ istilah/ simbol diperpolehkan dalam manuskrip tetapi pada saat disebut pertama harus ditulis lengkap terlebih dahulu. Hindari menggunakan tanda kurung untuk menjelaskan suatu definisi. Istilah atau kata asing yang bukan Bahasa Indonesia yang baku harus ditulis miring/ italics. Organisasi manuskrip terdiri atas Pendahuluan, Metode, Hasil, Pembahasan, Kesimpulan dan Ucapan Terima Kasih (jika ada) serta Referensi. Tidak dianjurkan penggunaan subheadings. Penggunaan catatan kaki/ footnote dihindari.

 

Sitasi dalam naskan menggunakan manual publikasi dari American Psychological Association (APA). Nama sumber ditulis nama belakangnya dan tahun. Contoh untuk kuotasi dan paraphrase yang sangat mirip, gunakan tanda kutip lalu nama pengarang, tanggal publikasi, dan halaman. Sitasi dapat ditulis di awal kalimat misalnya Johnson (2005) menyatakan bahwa rerata usia anak sekolah yang mengalami stress berkisar 30–50%. Atau sumbernya ditulis di akhir kalimat seperti: Nasionalisme pemuda dewasa ini mengalami penurunan drastis (Purwanto, 2004). Bila paraphrase sumber mencapai 40 kata atau lebih, maka harus menggunakan block quotations yaitu kata yang dikutip harus diidentasi.

 

Bila sitasi berasal lebih dari satu sumber maka nama urutan sumber harus sama dengan di daftar refensi – nama belakang penulis, tahun publikasi dipisahkan oleh titik koma, kemudian.diurutkan berdasarkan abjad, misalnya (Andrew, 2011; Schumacher, 2007; dan Yusuf, 2010). Sumber dengan dua penulis, gunakan “dan” di antara kedua nama dalam signal phrase atau “&” di antara kedua nama dalam kurung, misalnya Menurut Williams dan Wilbur, 2007 bla bala atau Bla bla  la (Willians & Wilbur, 2007). Sumber dengan nama penulisnya antara tiga sampai lima, ketika di sebut pertama kali di manuskrip, tulis semua penulis di dalam kurung, seperti (Harklau, Siegal, and Losey, 1999). Berikutnya, hanya gunakan nama belakang penulis pertama diiukuti dengan “dkk”  atau et al dalam di dalam kurung, seperti (Harklau et al., 1993). 

 

Sitasi dengan sumber yang penulisnya enam atau lebih, sejak awal di tulis di manuskrip menggunakan dkk atau et al setelah nama belakang penulis pertama, seperti Wu dkk (2007) bila di awal kutipan dan (Wu dkk, 2007) bila di akhir kutipan).  

 

Untuk sitasi yang bersumber dari buku terjemahan, ditulis nama belakang penulisnya dan tahun cetak buku asli maupun terjemahannya, contoh (Ganong 2005/2008)

 

Pendahuluan berisi justifikasi pentingnya penelitian dilakukan. Kebaruan hal yang dihasilkan dari penelitian ini dibandingkan hasil penelitian sebelumnya atau payung pengetahuan yang sudah ada perlu ditampilkan dengan jelas. Lengkapi dengan rujukan utama yang digunakan. Nyatakan satu kalimat pertanyaan (masalah penelitian) yang perlu untuk dijawab dengan seluruh kegiatan penelitian yang dilakukan penulis. Nyatakan metode yang digunakan dan tujuan atau hipotesis penelitian. Penulisan pendahuluan tidak melebihi enam paragraf.

(Kosong satu spasi tunggal, 12 pt)

Metode (12 pt, boldface, huruf besar di awal kata)

(Kosong satu spasi tunggal, 10 pt)

Metode berisi desain, besar, kriteria dan cara pengambilan sampel, instrumen, prosedur pengambilan, pengolahan, dan analisis data. Apabila menggunakan kuesioner sebagai instrumen jelaskan isinya secara garis besar dan untuk mengukur variabel yang mana. Validitas dan reliabilitas instrument juga sebaiknya dijelaskan. Pada studi eksperimen atau intervensi perlu dijelaskan prosedur intervensi atau perlakuan yang diberikan. Pada bagian ini harus dijelaskan bagaimana persetujuan etik penelitian diperoleh dan perlindungan hak responden diberlakukan. Analisis data dengan menggunakan program komputer tidak perlu dituliskan detil apabila bukan perangkat lunak original.

 

Tempat/ lokasi penelitian hanya disebutkan jika berhubungan dengan penelitian. Jika lokasi penelitian hanya sebagai tempat maka lokasi detilnya tidak perlu disebutkan, cukup disebutkan samar, misalnya “…di sebuah Rumah Sakit di Kota Tasikmalaya.”

 

Pada studi kualitatif perlu dijelaskan bagaimana peneliti mempertahankan keabsahan (trustworthiness) data yang diperoleh. Bagian metode ditulis singkat dalam dua sampai tiga paragraf.

(Kosong satu spasi tunggal, 14 pt)

Hasil

(Kosong satu spasi tunggal, 12 pt)

Hasil diurutkan berdasarkan tujuan atau hipotesis penelitian. Pada hasil tidak menampilkan data yang sama dalam dua bentuk yaitu tabel/gambar/grafik dan narasi. Kutipan tidak ada pada bagian hasil. Nilai rerata (mean) harus disertai dengan standar deviasi. Penulisan tabel menggunakan ketentuan berikut.

 

Tabel hanya menggunakan 3 (tiga) garis row (tidak menggunakan garis kolom), yaitu garis heading dan akhir tabel (lihat contoh).

 

Tabel ditulis dengan Times New Roman berukuran 10 pt dan diletakkan berjarak satu spasi tunggal di bawah judul tabel. Judul tabel ditulis dengan huruf berukuran 9 pt bold, huruf besar di awal kata dan ditempatkan di atas tabel dengan format seperti terlihat pada contoh yaitu tidak menggunakan garis kolom. Penomoran tabel menggunakan angka Arab. Jarak tabel dengan paragraf adalah satu spasi tunggal. Tabel diletakkan segera setelah penunjukkannya dalam naskah. Kerangka tabel menggunakan garis setebal 1 pt. Apabila tabel memiliki lajur yang cukup banyak, dapat digunakan format satu kolom pada setengah atau satu halaman penuh. Jika judul pada setiap lajur tabel cukup panjang dan rumit maka lajur diberi nomor dan keterangannya diberikan di bagian bawah tabel. Tabel diletakkan pada posisi paling atas atau paling bawah dari setiap halaman dan jangan diapit oleh kalimat. Hindari tabel terputus oleh halaman.

(satu spasi tunggal, 10pt)

Tabel 1. Karakteristik Responden (huruf besar di awal kata 9 pt, bold, rata kiri)

(satu spasi tunggal, 10pt)

Karakteristik

Jumlah

(n)

Persentase (%)

Aaaaaaaa

X

XX

Aaaaaaaaaa

X

XX

Aaaaa

X

XX

(kosong dua spasi tunggal ,12pt)

Penulisan nilai rerata, SD, dan uji t menyertakan nilai 95% CI. Penulisan kemaknaan tidak mengebutkan P lebih dahulu. Contoh penulisan: Rerata umur kelompok intervensi 25,4 tahun (95% CI). Berdasarkan uji lanjut antara kelompok intervensi dan kontrol didapatkan hasil yang bermakna (contoh: p= 0,001; α= 0,05). 

 

Gambar ditempatkan simetris dalam kolom berjarak satu spasi tunggal dari paragraf. Gambar diletakkan pada posisi paling atas atau paling bawah dari setiap halaman dan jangan diapit oleh kalimat. Apabila ukuran gambar melewati lebar kolom maka gambar dapat ditempatkan dengan format satu kolom. Gambar diletakkan segera setelah penunjukkannya dalam manuskrip. Gambar diberi nomor dan diurut dengan angka Arab. Keterangan gambar diletakkan di bawah gambar dan berjarak satu spasi tunggal dari gambar. Penulisan keterangan gambar menggunakan huruf berukuran 9pt, bold, huruf besar di awal kata dan diletakkan seperti pada contoh. Jarak keterangan gambar dengan paragraf adalah dua spasi tunggal.

 

Gambar yang telah dipublikasikan oleh penulis lain harus mendapat ijin tertulis penulisnya dan penerbitnya. Sertakan satu gambar yang dicetak dengan kualitas baik berukuran satu halaman penuh atau hasil scan dengan resolusi baik dalam format {nama file}.jpeg atau {nama file}.tiff. Apabila gambar dalam format foto maka sertakan satu foto asli. Gambar akan dicetak hitam-putih, kecuali jika memang perlu ditampilkan berwarna. Penulis akan dikenakan biaya tambahan untuk cetak warna lebih dari satu halaman. Font yang digunakan dalam pembuatan gambar atau grafik sebaiknya yang umum dimiliki setiap pengolah kata dan sistem operasi seperti Symbol, Times New Romans dan Arial dengan ukuran tidak kurang dari 9 pt. File gambar dari aplikasi seperti Corel Draw, Adobe Illustrator dan Aldus Freehand dapat memberikan hasil yang lebih baik dan dapat diperkecil tanpa berubah resolusinya.

 

Berikut ini contoh mencantumkan gambar dalam manuskrip.

(kosong satu spasi tunggal, 12pt)

 

(kosong satu spasi tunggal, 10pt)

Gambar 1. Proses Isyarat Sensitifitas Jantung (huruf besar di awal kata, 10pt)

(kosong dua spasi tunggal, 12pt)

Persamaan reaksi atau matematis diletakkan simetris pada kolom, diberi nomor secara berurutan yang diletakkan di ujung kanan dalam tanda kurung. Apabila penulisan persamaan lebih dari satu baris maka penulisan nomor diletakkan pada baris terakhir. Penggunaan huruf sebagai simbol matematis dalam naskah ditulis dengan huruf miring (italic) seperti x Penunjukkan persamaan dalam naskah dalam bentuk singkatan seperti Pers. (1) atau Pers. (1-5).

(kosong satu spasi tunggal)

 


x12 = - b +  √ b2 – 4ac

 


                                                 2a                       (1)

(kosong satu spasi tunggal)

Persamaan di atas diperoleh dengan format Style sebagai berikut: Variabel: Times New Romans Italic dan LC Greek: Symbol Italic. Format ukuran: Full 10pt, Subscript/Superscript 8 pt, Sub-subscript/Sub-superscript 6 pt, Symbol 11 pt dan Sub-symbol 9 pt. Penurunan persamaan matematis atau formula tidak perlu dituliskan keseluruhannya secara detil, cukup diberikan bagian yang terpenting, metode yang digunakan dan hasil akhirnya.

 

Untuk studi kualitatif, biasanya hasilnya dituliskan berupa contoh kutipan pernyataan partisipan. Dalam studi ini sangat jarang menggunakan tabel kecuali untuk menjabarkan karakteristik partisipan, atau rekapitulasi tema atau kategori. Bila kutipan tidak lebih dari 40 kata, maka digunakan tanda kutip (“) di awal dan di akhir kalimat serta dicantumkan partisipan/ informan mana yang memberi pernyataan tanpa perlu membuat paragraf tersendiri. Tanda ellipsis (…) hanya digunakan untuk mengganti kata yang tidak ditampilkan, bukan untuk tanda berhenti/ pause. Lihat contoh berikut.

 

Akibat proses yang berlangsung terus, para wanita mengalami nyeri sedang sampai berat pada lutut, pergelangan kaki, kaki, punggung, bahu, siku, dan/atau jari mereka, dan mereka berjuang untuk menghilangkan rasa sakit itu. Untuk menyingkirkan rasa sakit tersebut, mereka mencari penyebab nyerinya. Salah satu partisipan menyatakan hal itu, “…aku memutuskan untuk mengunjungi dokter, untuk mengetahui penyebab rasa sakitku ini. Sekarang aku minum obat dari dokter sebagai upaya untuk mengurangi rasa sakit” (partisipan 3).

 

Berikut ini contoh kutipan yang menggunakan block quotations apabila jumlah katanya 40 atau lebih. Gunakan indentasi 0.3”

 

Seperti telah dibahas sebelumnya, sekali partisipan telah pulih dari syok akibat diagnosis penyakitnya, semua partisipan memutuskan untuk berjuang demi hidupnya. Bagi sebagian besar mereka, dorongan untuk hidup merupakan fungsi cinta kasih mereka terhadap anak-anaknya; yaitu kesejahteraan anak menjadi ciri khas tekanan di dunia mereka. Berikut ini contoh ungkapan salah satu partisipan:

Aku mencoba bunuh diri, tetapi ketika aku memikirkan anak, aku tidak bisa melakukannya [menangis]. Aku pikir,  jika aku mati, tidak akan ada yang merawat anakku. Oleh karena itu,aku memutuskan untuk memperjuangkan hidup aku dan masa depan anakku. Dia itu harapan dalam hidupku (partisipan 2).

 

Pembahasan

 

Uraian pembahasan dengan cara membandingkan data yang diperoleh saat ini dengan data yang diperoleh pada penelitian/ tinjauan sebelumnya. Tidak ada lagi angka statistik atau simbol statistik lainnya dalam pembahasan. Pembahasan diarahkan pada jawaban terhadap hipotesis penelitian. Penekanan diberikan pada kesamaan, perbedaan, ataupun keunikan dari hasil yang diperoleh. Peneliti melakukan pembahasan mengapa hasil penelitian menjadi seperti itu. Peneliti perlu mengemukakan implikasi dari hasil penelitian untuk memperjelas dampak hasil penelitian ini pada kemajuan bidang ilmu yang diteliti. Pembahasan diakhiri dengan berbagai keterbatasan penelitian.

Kesimpulan

 

Bagian kesimpulan ditulis dalam bentuk narasi. Kesimpulan merupakan jawaban hipotesis yang mengarah pada tujuan utama penelitian. Pada bagian ini tidak diperbolehkan ada kutipan dan informasi atau istilah baru yang pada bagian sebelumnya tidak ada. Saran atau rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut dapat dituliskan pada bagian ini.

 

Ucapan Terima Kasih (jika ada)

 

Ucapan terima kasih diberikan kepada sumber dana riset (institusi pemberi, nomor kontrak, tahun penerimaan) dan orang yang mendukung pemberian dana tersebut. Nama orang yang mendukung atau membantu penelitian dituliskan dengan jelas. Nama yang sudah dicantumkan dalam penulis manuskrip tidak diperbolehkan dicantumkan di sini.

 

Referensi

 

Referensi hanya memuat artikel yang telah dipublikasi, dan dipilih yang paling relevan dengan naskah. Diutamakan rujukan primer. Cara penulisan rujukan mengikuti gaya pengutipan “nama-tahun” (APA style). Semua rujukan yang tertulis dalam referensi harus dirujuk di dalam naskah dan apa yang ada di referensi harus dikutip di dalam manuskrip. Penulis harus menulis rujukan di dalam naskah dengan menuliskan nama keluarga/ nama belakang penulis dan tahun penerbitan di dalam kurung menggunakan format: (Potter & Perry, 2006) atau Potter dan Perry (2006). Nama penulis pertama dan “dkk”, bila terdapat lebih dari enam penulis. Penulis harus menggunakan minimal satu artikel yang bersumber dari IJNP sebelumnya. Penulisan referensi menggunakan hanging, yaitu pada baris kedua diindentasi sebanyak 0.25”,  rata kanan.

 

Contoh:

Jurnal

Wu, S.F.V., Courtney, M., Edward, H., McDowell, J., Shortridge-Baggett, L.M., & Chang, P.J. (2007). Self-efficacy, outcome expectation, and self care behavior in people with type diabetes in Taiwan. Journal of Clinical Nursing, 16 (11), 250–257.

Referensi dengan delapan atau lebih penulis, gunakan enam nama pertama dikuti tanda ellipsis (…) & nama penulis terakhir. Contoh:

Dolan, R., Smith, R.C., Fox, N.K., Purcell, L., Fleming, J., Alderfer, B.,…Roman, D.E. (2008). Management of diabetes: The    adolescent challenge. The Diabetes Educator, 34, 118-135.

Buku

Peterson, S.J., & Bredow, T.S. (2004). Middle range theories: Application to nursing research. Philadelphia: Lippincott Wil-  liams & Wilkins.

Bagian dari sebuah buku

Hybron, D.M. (2008). Philosophy and the science of subjective well-being. In M. Eid & R.J. Larsen (Eds.), The science of subjective well-being (99.17-43). New York, NY: Guilford Press.

Buku terjemahan

Ganong, W.F. (2008). Fisiologi kedokteran. Ed ke-22. (Petrus A., Penerj). Buku asli diterbitkan tahun 2005. New York: McGraw Hill Medical.

Tesis magister/ Disertasi

Jika sudah tersedia dalam database

Gilliland, A.L. (2010). A grounded theory model of effective labor support by doulas (Disertasi Doktor). Diperoleh dari ProQuest Dissertations and Theses. (UMI No 3437269)

Jika tidak dipublikasi

Langitan, R.E. (2010). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian turnover perawat pelaksana di sebuah rumah sakit di Depok Jawa Barat tahun 2009. (Tesis magister, tidak dipublikasikan). Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Indonesia.

Artikel database

Borman, W.C., Hanson, M.A., Oppler, S.H., Pulakos, E.D., & White, L.A. (1993).  Role of early supervisory experience in supervisor performance.  Journal of Applied Psychology, 78(8), 443-449.  Diperoleh dari http://www.eric.com/jdlsiejls/ supervisor/early937d%

Artikel database dengan DOI (Digital Object Identifier)

Brownlie, D. Toward effective poster presentations: An annotated bibliography. European Journal of Marketing, 41(11/12), 1245-1283. doi:10.1108/03090560710821161

Artikel dari website

Exploring Linguistics. (1999, August 9). Retrieved February 10, 2005, from  http://logos.uoregon.edu/explore/ orthography /chinese.html#tsang

Artikel online

Supriadi, T. (2009). Rumah Sakit di Sumut belum berikan data penyakit. Waspada Online. Diperoleh dari http://www.waspada.co.id/.

(kosong satu spasi tunggal, 14 pt)

Lampiran

(kosong satu spasi tunggal, 12 pt)

Lampiran/Appendices hanya digunakan jika benar-benar diperlukan, diletakkan setelah Referensi. Jika terdapat lebih dari satu lampiran/appendix maka diurut sesuai abjad.

 

Submission Preparation Checklist

As part of the submission process, authors are required to check off their submission's compliance with all of the following items, and submissions may be returned to authors that do not adhere to these guidelines.

  1. The submission has not been previously published, nor is it before another journal for consideration (or an explanation has been provided in Comments to the Editor).
  2. The submission file is in OpenOffice, Microsoft Word, RTF, or WordPerfect document file format.
  3. Where available, URLs for the references have been provided.
  4. The text is single-spaced; uses a 12-point font; employs italics, rather than underlining (except with URL addresses); and all illustrations, figures, and tables are placed within the text at the appropriate points, rather than at the end.
  5. The text adheres to the stylistic and bibliographic requirements outlined in the Author Guidelines, which is found in About the Journal.
  6. If submitting to a peer-reviewed section of the journal, the instructions in Ensuring a Blind Review have been followed.
 

Copyright Notice

Creative Commons License
Indonesian Journal of Nursing Practice is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Privacy Statement

The names and email addresses entered in this journal site will be used exclusively for the stated purposes of this journal and will not be made available for any other purpose or to any other party.