Kepuasan Ibu Dalam Melakukan Massage Bayi di Wilayah Puskesmas Buaran Kabupaten Pekalongan

Emi Nurlaela, Lia Dwi Prafitri, Syavira Nooryana

Abstract


Massage bayi merupakan ungkapan kasih sayang seorang ibu melalui sentuhan. Kepuasan ibu akan tercapai apabila dapat melakukan massage bayi sendiri sehingga menambah hubungan kasih sayang dan kedekatan antara ibu dan bayi. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran kepuasan ibu dalam melakukan massage bayi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis deskriptif. Tehnik pengambilan sampel yaitu accidental sampling sebanyak 43 responden. Analisis univariat untuk mendeskripsikan kepuasan ibu dalam melakukan massage bayi. Ibu yang memiliki tingkat kepuasan rendah 39,5%, sedangkan ibu yang memiliki tingkat kepuasan tinggi 60,5%. Hasil analisis data didapatkan bahwa ibu yang melakukan massage secara mandiri pada bayi, kemudian diukur tingkat kepuasannya sebagian besar ibu merasakan puas yaitu ditunjukkan dengan ibu yang merasa senang dan bayi yang nyaman saat dipijat serta diajak berkomunikasi oleh ibu. Bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan pelayanan dan pendampingan untuk memberikan pelatihan kepada ibu untuk melakukan massage bayi sehingga makin banyak ibu yang terampil serta memfasilitasi sarana dan prasarana untuk memberikan pelayanan dan pendampingan dalam pelatihan kepada ibu untuk massage bayi.


Keywords


kepuasan; massage bayi

Full Text:

PDF

References


Aminarti, Dini. (2013). Pijat dan senam untuk bayi & balita, cetakan ke-1. Yogyakarta: Brilliant Books.

Irva, S., Hasanah, O., dan Woferst, R. (2014). Pengaruh Terapi Pijat terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi. Jom Psik. 1 (2).

Kotler, P. (2008). Marketing Management: Analysis, Planning, Implementation and control, (8th edn). New Jersey: Prentice Hall International. Inc.

Kusbiantoro, D. (2014). Perilaku Pijat Bayi Berhubungan dengan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga. Jurnal Surya, 03 (19), 1 – 7.

Lestari, I. (2015). Pengaruh Penyuluhan dengan Menggunakan Metode Demonstrasi dan Bedside Teaching terhadap Keterampilan Ibu Melakukan Pijat Bayi di Tinjau dari Paritas. Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu, 06 (02), 106 – 114.

Maharani, Sabrina. (2009). Pijat Dan Senam Sehat Untuk Bayi. Jogjakarta: Kata Hati.

Nuraeni. (2015). Pengaruh Pelatihan Pijat Bayi terhadap Keterampilan Ibu Melakukan Pijat Bayi di Posyandu Nusa Indah Dusun Pranti Pundong Bantul Yogyakarya. Naskah Publikasi. Diperoleh dari http://digilib.unisayogya.ac.id/671/1/NURAENI_201410104090_NASKAH%20PUBLIKASI.pdf

Pitre, S. (2012). Effect of Massage on Physiological and Behaviorral Parameters Among Low Birth Weight Bebies. International. Journal of Sciene and Research (IJSR), 3 (5), 474–487.

Septia, P.A. (2017). Gambaran Pola Perilaku Ibu dalam Memijatkan Bayi ke Dukun Bayi di Kelurahan Karang Tengah Kecamatan Sragen. Naskah Publikasi UMS. Diperoleh dari http://eprints.ums.ac.id/54839/12/NASKAH%20PUBLIKASI.pdf

Serrano, Doren dan Wilson. (2010). Teaching Chilean Mothers to Massage Their Full-Term Infants: Effects on Maternal Breast-Feeding and Infant Weight Gain at Age 2 and 4 Months. Journal of Perinatal & Neonatal Nursing, 24 (2), 72 – 81.

WHO. (2009) Perawatan Ibu & Bayi Pedoman Praktis. Jakarta: EGC.




DOI: http://dx.doi.org/10.18196/ijnp.1367

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Office : School of Nursing Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Kompleks FKIK Gedung Siti Walidah F3 Lantai 4
Kampus Terpadu UMY
JL. Brawijaya/ Lingkar Selatan, Kasihan, Bantul, Yogyakarta 55183
Email : IJNP@umy.ac.id
Web : http://journal.umy.ac.id/index.php/ijnp

Creative Commons License
Indonesian Journal of Nursing Practice is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats