KALIMATUN SAWȂ` in the Perspective of Indonesian's Interpretation

Qurrata A'yun

Abstract


Studi ini meneliti penafsiran ulama Nusantara tentang kalimatun sawȃ` yang terdapat pada QS. Ȃli ‘Imrȃn ayat 64. Metode kajian ini adalah penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa simpulan yang disampaikan secara verbal dengan metode tematik. Penulis menjelaskan makna kalimatun sawȃ` serta penafsirannya menurut ulama Nusantara yang dalam hal ini difokuskan terhadap empat ulama tafsir yakni Syaikh Nawawi al-Bantani dalam Tafsir Marȃh Labȋd, Hasbi ash-Shiddieqy dalam Tafsir Al-Qur’anul Majid an-Nuur, Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar, dan M. Quraish Shihab dalam Tafsir al-Misbȃh, kemudian menganalisanya agar dapat mengambil makna dari kalimatun sawa secara umum. Kesimpulan kajian ini adalah makna kalimatun sawȃ` yakni kata yang sama, adil, berimbang dan tidak terdapat perselisihan di dalamnya. Kata tersebut adalah tidak menyembah selain Allah, tidak menyekutukan-Nya dengan suatu apapun, dan tidak menjadikan manusia lain sebagai Tuhan selain Allah swt.

Keywords


kalimatun sawȃ`, penafsiran, QS. Ȃli ‘Imrȃn [3]: 64, ulama Nusantara

Full Text:

PDF

References


Al-Shabuni, Muhammad Ali, 2010. Safwah al-Tafȃsȋr. penerjemah KH. Yasin. Jakarta: Pustaka al-Kautsar.

Aminah, Andi Nur. Ketum MUI: Pancasila Itu Kalimatun Sawa. [Internet] [diakses 28 Desember 2018]. Tersedia pada https://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/18/07/12/pbr14x384-ketum-mui-pancasila-itu-kalimatun-sawa.

Ash-Shiddieqy, Muhammmad Hasbi. 2000.Tafsir al-Qur’anul Majid an-Nuur. Semarang: PT. Pustaka Rizki Putra.

Assiddiqie, Jimly. “Ideologi, Pancasila, dan Konstitusi”. Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, tt.

Gusmian, Islah. 2003. “Tafsir al-Qur’an di Indonesia: Sejarah dan Dinamika” Nun, vol. 1, no. 1, 2015.

Hamka. Tafsir Al-Azhar Juz III. Jakarta: Pustaka Panjimas.

Lestari, Gina. 2015. “Bhinneka Tunggal Ika: Khasanah Multikultural Indonesia di Tengah Kehidupan SARA”. Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Vol. 28, no. 1.

Redaksi, Tim. Pancasila Itu Kalimatun Sawa Bangsa Indonesia. [Internet] [diakses 28 Desember 2018]. Tersedia pada https://www.genial.id/pancasila-itu-kalimatun-sawa-bangsa-indonesia/#.

Said, Hasani Ahmad. 2013. “Dekonstruksi Syariah: Menggagas Hukum Waris Perspektif Jender”. Jurnal Al-‘Adalah Vol. XI, No.1 Januari.

Said, Hasani Ahmad. 2016. “Islam dan Budaya di Banten: Menelisik Tradisi Debus dan Maulid”. Kalam: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam, Vol. 10, No.1, Juni .

Said, Hasani Ahmad. 2011.“Meneguhkan Kembali Tradisi Pesantren di Nusantara”. Ibda’ Jurnal Kebudayaan Islam, Vol. 9, No. 2, Juli - Desember.

Said, Hasani Ahmad. 2017.“Mengenal Tafsir Nusantara: Melacak Mata Rantai Tafsir dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura hingga Brunei Darussalam”. Refleksi, Vol. 16, No. 2, Oktober .

Shihab, M. Quraish. 2006. Tafsir Al-Misbȃẖ: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati.

Solichin, Mujianto. 2015. “Muslim And Christian Understanding: Theory and Aplication Of “A Common Word Between Us And You” (Studi Pemikiran Mohamed Talbi dalam Buku ‘Iyȃl Allȃh Afkȃr Jadȋdah fȋ ‘Alaqȃt al-Muslim bi Nafsihi wa bi al-Ȃkharȋn),” Religi:Jurnal Studi Islam, Vol. 6, No. 1, April.

Triarko, Koko. Pancasila adalah ‘Kalimatun Sawa’. [Internet] [diakses 28 Desember 2018]. Tersedia pada https://www.cendananews.com/2017/07/pancasila-adalah-kalimatun-sawa.html.

Zuhaili, Wahbah. 2013.Tafsir al-Munir Jilid 2. Penerjemah Abdul Hayyie al-Kattani, dkk. Jakarta: Gema Insani.




DOI: https://doi.org/10.18196/AIIJIS.2019.0095.55-81

Article Metrics

Abstract view : 52 times
PDF - 343 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



Afkaruna: Indonesian Interdiciplinary Journal of Islamic Studies indexed by:   


Office: