G0 Potato Seed Production Management in Indonesia: An Overview and The Challenges

Asma Sembiring, Rini Roro Murtiningsih, Kusmana Kusmana

Abstract


The availability of Indonesian potato seed and production of potato for consumption depends on the availability and quality of Generation 0 (G0) potato seed. This study aims to observe G0 potato seed production management in Indonesia. Data were collected through Focus Group Discussion (FGD) and survey. Thirty-seven G0 potato seed producers participated in the survey. Data were analyzed descriptively, while the feasibility of the farm budget of G0 potato production was calculated using the enterprise budget method. The results showed that the producers had challenges on capital to broaden the screen house to extend the production scale and limited plantlet availability. Meanwhile, they did not have any problems with other production aspects, such as controlling pests and diseases and the marketing of the G0 seed. Government supports to provide screen houses to fulfil producers' necessity and delegate the legality of potato plantlets are needed to create a better Indonesia's potato seed system.


Keywords


enterprise budget method, G0 potato, seed production

Full Text:

PDF

References


Adiyoga, W., Suwandi, & Kartasih, A. (2014). Sikap Petani Terhadap Pilihan Atribut Benih dan Varietas Kentang (Farmers ’ Attitude Towards Attribute Choices of Potato Seed and Variety). J. Hort, 24(1), 76–84.

Alaux, P. L., César, V., Naveau, F., Cranenbrouck, S., & Declerck, S. (2018). Impact of Rhizophagus irregularis MUCL 41833 on disease symptoms caused by Phytophthora infestans in potato grown under field conditions. Crop Protection, 107(August 2017), 26–33. https://doi.org/10.1016/j.cropro.2018.01.003

Astarini, I. A., Chappell, A., Scheuring, D., Thompson, S. M., & JR, J. C. M. (2016). Teknik Pemuliaan Kentang dan Produksi Bibit Kentang Bebas Virus di Texas , USA. Prosiding Seminar Nasional from Basic Science to Comprehensive Education (Vol. 2 No.1, pp. 251–256). Makassar.

Basuki, R. S., Khaririyatun, N., Sembiring, A., Nurmalinda, N., & Arshanti, I. W. (2020). Studi Adopsi Benih Kentang Bebas Virus Varietas Granola L. dari Balai Penelitian Tanaman Sayuran di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Jurnal Hortikultura, 29(2), 241. https://doi.org/10.21082/jhort.v29n2.2019.p241-256

Damayanti, T. A., & Kartika, R. (2015). Deteksi Virus-Virus pada Kentang di Jawa Barat dengan Menggunakan Teknik Molekuler. J. Hort, 25(2), 171–179. https://doi.org/10.21082/jhort.v25n2.2015.p171-179

Dewantoro. (2017). Sahula Sipayung, Penuhi Kebutuhan Benih Kentang Petani. Retrieved from http://www.medanbisnisdaily.com/m/news/read/2017/01/23/279610/sahula-sipayung-penuhi-kebutuhan-benih-kentang-petani/

Dianawati, M., Farida, H., & Muhartini, S. (2019). Produksi Benih Kentang G0 Pada Berbagai Volume dan Frekuensi Fertigasi dengan Sistem Irigasi Tetes (Production of G0 Potato Seed on Many Fertigation Volumes and Frequencies on Drip Irrigation). Jurnal Hortikultura, 29(1), 53. https://doi.org/10.21082/jhort.v29n1.2019.p53-60

Dianawati, M., Ilyas, S., Wattimena, G., & Susila, A. (2013). Produksi Umbi Mini Kentang Secara Aeroponik Melalui Penentuan Dosis Optimum Pupuk Daun Nitrogen. J. Hort, 23(1), 47–55. https://doi.org/10.21082/jhort.v23n1.2013.p47-55

Dirjen Hortikultura, K. P. (2014). Teknis perbanyakan dan sertifikasi benih kentang. Jakarta.

Fauzi, D., Baga, L. M., & Tinaprilla, N. (2016). Strategi Pengembangan Agribisnis Kentang Merah di Kabupaten Solok. AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research, 2(1), 87–96. https://doi.org/10.18196/agr.2129

Gunadi, N., Karjadi, A., & Sirajuddin. (2014). Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Klon Kentang Unggul Asal International Potato Center di Dataran Tinggi Malino, Sulawesi Selatan. J. Hort, 24(2), 102–113. https://doi.org/10.21082/jhort.v24n2.2014.p102-113

Handayani, T. (2015). Penyediaan Materi Pemuliaan Kentang Melalui Produksi Ubi Mini (G0). In E. Widaryanto, N. Aini, N. Barunawati, & A. Setiawan (Eds.), Prosiding Seminar Nasional Perhorti 2014 (p. 949). Malang: Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.

Handayani, T., Sahat, J. P., & Sofiari, E. (2015). Ketahanan Lapangan Klon-Klon Kentang Hasil Persilangan terhadap Penyakit Busuk Daun (Field Resistance of Potato Clones to Late Blight). J. Hort, 25(4), 294–303. https://doi.org/10.21082/jhort.v25n4.2015.p294-303

Hidayat, I. M. (2011). Produksi Benih Sumber (G0) Beberapa Varietas Kentang dari Umbi Mikro. J. Hort, 21(3), 197–205. https://doi.org/10.21082/jhort.v21n3.2011.p197-205

Kiloes, A. M., Puspitasari, Syah, M. J. A., & Udiarto, B. K. (2019). Strategi pengembangan usahatani perbenihan kentang di Kabupaten Kerinci. AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research, 5(1), 21–31. https://doi.org/10.18196/agr.5172

Kiloes, A. M., Sayekti, A. L., & Syah, M. J. A. (2015). Evaluasi Daya Saing Komoditas Kentang di Sentra Produksi Pangalengan Kabupaten Bandung. J. Hort, 25(1), 88–96. https://doi.org/10.21082/jhort.v25n1.2015.p88-96

Kumbar, B., Mahmood, R., Nagesha, S. N., Nagaraja, M. S., Prashant, D. G., Kerima, O. Z., & Chavan, M. (2019). Field Application of Bacillus Subtilis Isolates for Controlling Late Blight Disease of Potato Caused By Phytophthora Infestans. Biocatalysis and Agricultural Biotechnology, 22, 1–7. https://doi.org/10.1016/j.bcab.2019.101366

Kuntariningsih, A. (2013). Dampak Pelatihan terhadap Petani Terhadap Kinerja Usahatani Kedelai di Jawa Timur. Sosiohumaniora, 15(2), 139–150. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v15i2.5739

Manyamsari, I., & Mujiburrahmad. (2014). Karakteristik Petani dan Hubungannya dalam Kompetensi Petani Lahan Sempit. Agrisep, 15(2), 58–74.

Mulijanti, S. L., Dianawati, M., Tedy, S., & Sunandarmatan, N. (2015). Peranan Lembaga Pendukung terhadap Usahatani Perbenihan Kentang di Kabupaten Garut. In E. Widaryanto, N. Aini, N. Barunawati, & A. Setiawan (Eds.), Prosiding Seminar Nasional Perhorti 2014 (p. 949). Malang: Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.

Mulyono, D., Syah, M. J. A., Sayekti, A. L., & Hilman, Y. (2017). Kelas Benih Kentang (Solanum tuberosum L.) Berdasarkan Pertumbuhan, Produksi, dan Mutu Produk. J. Hort, 27(2), 209–216. https://doi.org/10.21082/jhort.v27n2.2017.p209-216

Ningsih, K., Felani, H., & Sakdiyah, H. (2015). Keragaan Usahatani dan Pemasaran Buah Naga Organik. Agriekonomika, 4(2), 168–184.

Ogola, J. B. O., Orawo, A. O., & Ayieko, M. W. (2012). Assessment of Factors Affecting the Farmer Demand for Seed Potato in Nakuru District, Kenya. African Journal of Agricultural Research, 7(23), 4151–4157. https://doi.org/10.5897/AJAR12.454

Prahardini, P., Sudaryono, T., & Andri, K. B. (2016). Pengembangan Kentang Varietas Granola Kembang di Jawa Timur. In I. Djatnika, M. J. A. Syah, D. Widiastoety, M. P. Yufdy, S. Prabawati, S. Pratikno, & Badan (Eds.), Buku Inovasi Hortikultura : Pengungkit peningkatan pendapatan rakyat (p. 294). Jakarta: IAARD Press.

Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, & Indonesia K.P.R. (2018). Statistik Pertanian 2018 Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (A. A. Susanti, B. Waryanto, D. R. T, P. H. Muliany, T. H. A, R. Suryani, … Eds), Eds.). Jakarta: Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Rahmadona, L., Fariyanti, A., & Burhanuddin. (2015). Analisis Pendapatan Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Majalengka. Agrise, XV(2), 1412–1425.

Rainiyati, J., Neliyati, & H, H. (2011). Proses Penbediaan Bahan Setek Kentang Asal Kultur Jaringan untuk Produksi Bibit Kentang Mini Pada Kelompok Tani di Kecamatan Kayu Aro. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 52, 1–7.

Ridwan, H. K., Nurmalinda, S., & Hilman, Y. (2010). Analisis Finansial Penggunaan Benih Kentang G4 Bersertifikat dalam Meningkatkan Pendapatan Usahatani Petani Kentang. J. Hort, 20(2), 196–206.

Sasongko, W. A., Witjaksono, R., & Harsoyo. (2014). Pengaruh Perilaku Komunikasi Terhadap Sikap dan Adopsi Teknologi Budidaya Bawang Merah di Lahan Pasir Pantai Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul. Agro Ekonomi, 24(1), 35–43.

Sayaka, B., & Hestina, J. (2011). Kendala Adopsi Benih Bersertifikat untuk Usahatani Kentang. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 29(1), 27–41. https://doi.org/10.21082/fae.v29n1.2011.27-41

Sayaka, B., Pasaribu, S. M., & Hestina, J. (2012). Efektifitas Kebijakan Perbenihan Kentang. Analisis Kebijakan Pertanian, 10(1), 31–56. https://doi.org/10.21082/akp.v10n1.2012.31-56

Shafarina, N., & Perdana, T. (2016). Manajemen Risiko Pada Rantai Pasok Kentang Pasar Terstruktur di Kelompok Tani Katata, Pangalengan, Jawa Barat. In T. Perdana, S. Iwann, HS. Agriani, NU.Hesti, RQ.Sara, AH. Mahra, & NW. Sulistyodewi (Eds.) Prosiding Nasional Pembangunan Inklusif di Sektor Pertanian II 2015 (p 370). Jatinangor Bandung : Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran

Soesanto, L., Mugiastuti, E., & Rahayuniati, R. F. (2011). Inventarisasi dan Identifikasi Patogen Tular- Tanah pada Pertanaman Kentang di Kabupaten Purbalingga. J. Hort, 21(3), 254–264. https://doi.org/10.21082/jhort.v21n3.2011.p254-264

Suliansyah, I., Helmi, Santosa, B., & Ekawati, F. (2017). Pengembangan Sentra Produksi Bibit (Penangkar) Kentang Bermut Melalui Aplikasi Teknologi Bioseluler di Kabupaten Solok. Logista, Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 106–116. https://doi.org/10.25077/logista.1.2.106-116.2017

Sumarni, E., Sudarmaji, A., Suhardiyanto, H., & Saptomo, S. K. (2016). Produksi Benih Kentang Sistem Aeroponik dan Root Zone Cooling dengan Pembedaan Tekanan Pompa di Dataran Rendah. J.Agron.Indonesia, 44(3), 299–305.

Sundari, M. (2011). Analisis Biaya dan Pendapatan Usahatani Wortel di Kabupaten Karanganyar. Jurnal SEPA, 7(2), 119–126.

Urrea-Hernandez, C., Almekinders, C. J. M., & Dam, Y. K. van. (2016). Understanding Perceptions of Potato Seed Quality Among Small-Scale Farmers in Peruvian Highlands. NJAS - Wageningen Journal of Life Sciences, 76, 21–28. https://doi.org/10.1016/j.njas.2015.11.001

Utami, G. R., Rahayu, M. S., & Setiawan, A. (2015). Penanganan Budidaya Kentang (Solanum tuberosum L.) di Bandung, Jawa Barat. In Bul. Agrohorti, 3 (1), 105-109. https://doi.org/10.29244/agrob.v3i1.14833

Waluyo, N., & Karyadi, A. K. (2017). Prosiding Seminar Nasional Agroinovasi Spesifik Lokasi Untuk Ketahanan Pangan Pada Era Masyarakat Ekonomi ASEAN. In A. N. Dermiya, S. Yusnaini, N. Yuliana, U. Hasanuddin, & R. A. Erwanto (Eds.), Prosiding Seminar Nasional Agroinovasi Spesifik Lokasi Untuk Ketahanan Pangan Pada Era Masyarakat Ekonomi ASEAN Bandar Lampuang (pp. 826–833). Bandar Lampung-Lampung: Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian.

Wicaksana, B. E., Muhaimin, A. W., & Koestiono, D. (2013). Analisis Sikap dan Kepuasan Petani dalam Menggunakan Benih Kentang Bersertifikat (Solanum tuberosum L.) (Kasus di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Habitat, XXIV(3), 184–193.




DOI: https://doi.org/10.18196/agraris.v7i1.5943

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed By:

     


Office Address:
Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Ground Floor of F3 Building (Siti Walidah)
Jl. Brawijaya, Tamantiro, Kasihan, Bantul. 55183
Telp.: +62 274 387656, Ext.: 201
HP or WhatsApp: +62 85328737828
Email: agraris@umy.ac.id

AGRARIS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0  (CC BY-SA 4.0) International License.