Antioxidant Activity Potential of Red Pomegranate (Punica granatum L.) Peel as Herbal Tea

Prima Vina Resti, Sri Utami, Muhammad Arsyad

Abstract


Latar Belakang: Diet yang tidak sehat, gaya hidup yang tidak sehat, kebiasaan yang salah, polusi lingkungan, radiasi, sinar ultraviolet (UV)UV, asap rokok, dan stress merupakan sumber radikal bebas. Buah delima merah (Punica granatum L.) adalah salah satu sumber antioksidan polifenol, khususnya punikalagin (elagitanin) yang telah dibuktikan memiliki aktivitas antioksidan yang kuat, antiinflamasi, dan antikarsinogenik pada beberapa penelitian. Pada penelitian ini dilakukan pengolahan kulit delima merah menjadi teh sebagai antioksidan. Dalam Al-Quran, buah delima merah disebut beberapa kali sebagai bentuk nikmat dari Allah SWT untuk menjaga kesehatan karena manfaatnya yang banyak.

Tujuan: Mengetahui aktivitas antioksidan pada seduhan teh dari kulit delima merah yang diujikan dengan metode DPPH dan mengetahui tinjaunnya menurut pandangan Islam. 

Metode: Kulit delima merah dikeringkan, kemudian dipotong kecil-kecil, dan digerus dengan menggunakan blender agar mendapatkan bubuk kulit delima merah. Sebagian bubuk kulit delima merah yang telah diperoleh diseduh dengan air mendidih 100° C. Sisa bubuk kulit delima merah dimaserasi dengan etanol 70% kemudian disaring dan filtratnya dipekatkan menggunakan vacuum rotary evaporator sehinga didapatkan ekstrak kental. Masing-masing sampel diukur aktivitas antioksidannya metode DPPH.

Hasil: Aktivitas antioksidan dinyatakan dengan nilai IC50. Nilai IC50seduhan teh dari kulit delima merah adalah 17,59 ppm, ekstrak etanol kulit delima merah 9,58 ppm, dan asam askorbat 2,98 ppm.

Kesimpulan: Seduhan teh dari kulit delima merah dan ekstrak kulit delima merah mempunyai aktivitas antioksidan yang sangat kuat. Ekstrak kulit delima merah memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dari seduhan teh dari kulit delima merah. Penelitian ini sejalan dengan perintah Allah SWT untuk memanfaatkan seluruh kekayaan alam dalam hal kebaikan seperti menjaga kesehatan tubuh agar dapat menjalankan kewajiban keagamaan.


Keywords


Antioksidan, DPPH, Delima merah (Punica granatum L.), Ekstrak kulit delima merah, IC50 (inhibitory concentration 50), Teh herbal, Asam askorbat

Full Text:

PDF

References


Al-Qur’an Tafsir Per Kata Tajwid Kode Angka. Departemen Agama RI. Jakarta: Penerbit Kalim.

Achyat, Y. R. 1990. Faktor yang Mempengaruhi Proses Menua Kulit dan Pencegahannya: dalam Kulit Wajah Menua dan Permasalahannya. Jakarta: Simposium PADVI dan KOWANI. 9-19.

Afaq, F., & Mukhtar, H. 2006. Botanical Antioxidants in Prevention of Photocarcinogenesis and Photoaging. Journal of Experimental Dermatology. 15 (9):678-84.

Al-Jauziyah, Ibnu. 2000. Edisi Indonesia Zaadul Ma’ad: BEKAL PERJALANAN KE AKHIRAT. Jakarta: Pustaka Azzam. 269-364.

Anonim. 2002. Acuan Sediaan Herbal. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Vol 6 (1): 34-35.

Arokiyaraj, S. 2008. Free Radical Scavenging Activity and HPTLC Finger Print of Pterocarpus Santalinus L- An in vitro Study. Indian Journal of Sciences Techology. 1-7.

Az-Zuhaili, Wahabah. 1996. Tafsir Al-Wajiz. Lebanon: Darul Fikr.

Bei, R. et al. 2009. Impaired Expression and Function of Signaling Pathway Enzymes by Anthocyanins: Role on Cancer Prevention and Progression. Journal of Enzyme Inhibiton and Medical Chemistry. Vol 5: 184-97.

Boileau, W. M., Moore, C., & Erdman, W. J. 1999. Carotenoid and Vitamin A. In: Basu, K. T., Temple, J. N., Gerg, L. M., eds. Antioxidants in Human Health and Disease. New York: CABI Publishing. 72-85.

Chiu, J., & Dawes, I. W. 2012. Redoxs control of cell proliferation. Trends in Cell Biology. Vol 22 (11): 592-601.

Dahlan, M. S. 2008. Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan: Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat Dilengkapi Aplikasi dengan Menggunakan SPSS. Jakarta: Salemba Medika. 12.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 1995. Farmakope Indonesia, edisi IV. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta. 1028.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 1979. Farmakope Indonesia, edisi III. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta. 780,782.

Dewata, dkk. 2017. ITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan. Bali: Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Udayana. Vol 6 (2): 30-39.

Fisher et al. 2002. Mechanism of Photoaging and Chronological Skin Aging. Archives of Dermatology. Department of Dermatology, University of Michigan, Ann Arbor. 1462-1470.

Gilchrest, B. A. 1984. Skin and Aging Processes (CRC Press Inc. Boca Raton). 5-15.

Gramza et al. 2005. Tea Extract as Free Radical Scavengers. Polish Journal of Environment Studies. Vol 14 (6): 861-867.

Gunawan, D., & Mulyani, S. 2004. Ilmu Obat Alam (Farmakognosi) Edisi 1. Jakarta: Penebar Swadaya. 45-49.

Handayani, V., Ahmad, A. R., & Miswati, S. 2014. Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Bunga dan Daun Patikala Menggunakan Metode DPPH. Artikel Orisinal Vol 1 (2): 4.

Harmita. 2006. Buku Ajar Analisis Fisikokimia. Depok: Departemen Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuaan Alam Universitas Indonesia. 15-22.

Heyne, K. 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia II. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan. 1478.

Jurenka, J. 2008. Theurapeutic Application of Pomegranate (Punica granatum L.): A Review. Altern. Med. Rev. Vol.13 (2): 128-144.

Kang et al. 2017. Beneficial Effects of Dried Pomegranate Juice Concentrated Powder on Ultraviolet B-Induced Skin Photoaging in Hairless Mice. Experimental Theurapetic Medicine 14: 1023-1036. DOI: 10.3892/etm.2017.4626.

Kaplan, M. et al. 2001. Pomegranate Juice Supplementation to Atherosclerotic Mice Reduces Macrophage Lipid Peroxidation, Cellular Cholesterol Accumulation and Development of Atherosclerosis. Journal of Nutrition. 131: 2082–2089.

Kawaii, S., & Lansky, E. P. 2004. Differentiation Promoting Activity of Pomegranate (Punica granatum L.) Fruit Extracts in HL-60 Human Promyelocytic Leukemia Cells. Journal of Medicinal Food. Vol 7 (1): 13–18.

Lansky, E., & Newman, R. 2006. Punica granatum (Pomegranate) and its Potential for Prevention and Treatment of Inflammation and Cancer. J. Ethnopharmacol. 1-30.

Madaninews. 2018. Pola Makan Sehat ala Rasulullah SAW. https://www.madaninews.id/2245/begini-pola-makan-sehat-ala-rasulullah-saw. html.Diakses 21 September 2019. pk 23.21.

Majelis Ulama Indonesia. 2009. Fatwa Majelis Ulama Indonesia No. 11 Tahun 2009 tentang Hukum Alkohol. Jakarta. http://halalmui.org/images/stories/Fatwa/fatwa-alkohol.pdf. Diakses tanggal 11 Januari 2020. pk 23.17.

Molyneux, P. 2004. the Use of the Stable Free Radical Diphenyl Picrylhydrazyl (DPPH) for Estimating Antioxidant Activity. Songklanakarin Journal of Sciences Technology. 26 (2): 221-219.

Muchtadi, Deddy. 2009. Prinsip Teknologi Pangan Sumber Protein. Bandung: Alfabeta. 87-93.

Nur, A.I. 2001. Isolasi dan Studi Aktivitas Antioksidan dari Rimpang Lempuyang Wangi (Zingeber aromaticum Val). Depok: Skripsi Sarjana Kimia UI. 7-11.

Nurliyana, R. et al. 2010. Antioxidant Study of Pulp and Peel Dragon Fruits: a Comparative Study. Int. Food. Res. J. 17:365-367.

Rabe, J.H. et al. 2006. Photoaging: Mechanism and Repair, Continuing Medical Education. American Academy of Dermatology. 1-19.

Rahmani et al. 2017. Role of Pomegranate in the Health Management. Pharmacogn Journal. 9 (5): 689-695.

Rummun, N. et al. 2013. Bioactivity of Nonedible Parts of Punica granatum L.: a Potential Source of Functional Ingredients. International Journal of Food Science. 12.

Rohmatussolihat. 2009. BioTrends: Antioksidan, Penyelamat Sel-Sel Tubuh Manusia. Bogor: Majalah Populer Bioteknologi. Vol 4: 5-6.

Ross, I. 1999. Medicine Plants of the World. New Jersey: Humana Press. Vol 1: 273-281.

Sadikin, M. 2001. Pelacakan Dampak Radikal Bebas terhadap Makromolekul. Kumpulan Makalah Pelatihan: Radikal Bebas dan Antioksidan dalam Kesehatan. Jakarta: Fakultas Kedokteran UI. 45-49.

Sayuti, Kesuma., & Yenrina, Rina. 2015. Antioksidan Alami dan Sintetik. Padang: Andalas University Press. 7-13, 15-18, 31-32,67-73, 76.

Seeram, N. P. et al. 2005. in vitro Antiproliferative, Apoptotic and Antioxidant Activities of Punicalagin, Ellagic Acid and a Total Pomegranate Tannin Extract are Enhanced in Combination with Other Polyphenols as Found in Pomegranate Juice. Journal of Nutrition and Biochemistry. 16 (6): 360-367.

Standard of ASEAN Herbal Medicine Vol. I. 1993. Jakarta: ASEAN Coutries. 399.

Supari, F. 1996. Radikal Bebas dan Patofisiologi Beberapa Penyakit. Prosiding Seminar Senyawa Radikal dan Sistem Pangan: Reaksi Biomolekuler, Dampak terhadap Kesehatan dan Penangkalan. Bogor: Kerjasama Pusat Studi Pangan & Gizi IPB dengan Kedaulatan Perancis. 5-6,7,14.

Sutriandi, A., Maulana, I. T., & Sadiyah, E. R. 2016. Pengaruh Metode Pengeringan terhadap Mutu Ekstrak Biji Kara Benguk (Mucuna pruriens L. DC.) yang Dihasilkan. Bandung: Universitas Islam Bandung. 125-128.

TafsirWeb. 2019. Tafsir Surat Al-An’am Ayat 99. https://tafsirweb.com/2223-surat-al-anam-ayat-99.html. Diakses 21 September 2019. pk 21.42.

Tjitrosoepomo, G. 1991. Taksonomi Tumbuhan Spermatophyta. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. 1, 90, 99, 211-212, 223.

Trilaksani, Wini. 2003. Antioksidan: Jenis, Sumber, Mekanisme Kerja, dan Peran terhadap Kesehatan. http:/www.Wini.trilaks@plasa.com. Diakses 11 Januari 2020. pk 23.02.

Wardiyah H., Alioes Y., & Pertiwi D. 2014. Perbandingan Reaksi Zat Besi Terhadap Teh Hitam dan Teh Hijau Secara in vitro dengan Spektrofotometer UV-Vis. Padang: Jurnal Kesehatan Andalas. 3 (1).

Widjaja, Shirly. 1997. Antioksidan: Pertahanan Tubuh terhadap Efek Oksidan dan Radikal Bebas. Jakarta: Majalah Ilmu Fakultas Kedokteran USAKTI. 16 (1): 1569-1672.

Wiryowidagdo, S. 2008. Kimia dan Farmakologi Bahan Alam Edisi. 2. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. 213-216.

Winarno, F.G. 2004. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. 66-87.

Winarsi, H. 2007. Antioksidan Alami dan Radikal Bebas. Yogyakarta: Kanisius. 26.

Yamaguchi, Tomoko et al. 1998. HPLC Method for Evaluation of the Free Radical-scavenging Activity of Foods by Using 1,1-Diphenyl-2-picrylhydrazyl. Bioscience, Biotechnology, and Biochemistry. 62 (6): 1201-1204.




DOI: https://doi.org/10.18196/mm.200245

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


      

Editorial Office:
Journal Room, G1 (Biomedic) Building, Ground Floor, Faculty of Medicine and Health Science Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, 
Jalan Lingkar Selatan (Brawijaya), Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Phone: +62 274 387 656 (ext: 231)
WA : +62 811-2650-303
Website: http://journal.umy.ac.id/index.php/mm 
E-mail: mmjkk@umy.university

Creative Commons License
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. View My Stats