Analisis Pengaruh Islamic Corporate Governance, Whistleblowing System, dan Board Gender Diversity terhadap Tindakan Fraud
DOI:
https://doi.org/10.18196/rabin.v9i2.23469Keywords:
Fraud, Islamic Corporate Governance, Whistleblowing System, Board Gender DiversityAbstract
Latar Belakang: Perkembangan bank umum syariah di Indonesia pada saat ini semakin pesat. Perkembangan bank syariah ini selanjutnya berimplikasi pada semakin besarnya tantangan yang harus dihadapi oleh bank syariah, yaitu tantangan terkait dengan reputasi dan citra baik dihadapan nasabah terhadap bank syariah.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh islamic corporate governance, whistleblowing system, dan board gender diversity terhadap tindakan fraud pada bank umum syariah di Indonesia.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan purposive sampling, dengan pemilihan sampel sebanyak 12 perushaan yang termasuk ke dalam bank umum syariah yang tercatat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2011-2020. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis regresi data panel.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa islamic corporate governance yang diproksikan dengan dewan komisari memiliki pengaruh negatif terhadap tindkan fraud, sedangankan proksi lain yaitu dewan komisaris independen, dewan pengawas syariah, frekuensi rapat dewan pengawas syariah, dan rapat komite audit tidak berpengaruh terhdap tindakan fraud. Variabel whistleblowing system berpengaruh positif terhadap tindakan fraud dan board gender diversity berpengaruh negatif terhdap tindakan fraud.
Keaslian/Kebaruan Penelitian: Kabaruan penelitian ini terletak pada variabel yang digunakan yaitu variabel gender diversity, yang mana hal ini menjadi penting karena sebagai bagian dari sistem pengawasan internal yang efektif.
References
Alghifari. (2021). Pengolahan Data Panel untuk Penelitian Bisnis dan Ekonomi dengan EViews 11. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.
Baidok, W., & Septiarini, D. F. (2017). Pengaruh Dewan Komisaris, Komposisi Dewan Komisaris Independen, Dewan Pengawas Syariah, Frekuensi Rapat Dewan Komisaris Syariah, Dan Frekuensi Rapat Komite Audit Terhadap Pengungkapan Indeks Islamic Social Reporting Pada Bank Umum Syariah Periode 2010-2014. Jurnal Ekonomi Syariah Teori Dan Terapan, 3(12), 1020. https://doi.org/10.20473/vol3iss201612pp1020-1034
Bariyyah, S., & Narulitasari, D. (2020). Implikasi Tatakelola Islami Terhadap Fraud (Studi Pegawai BPRS di Soloraya). Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 6(02), 171–177. http://jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/jie
DeZoort., F. T., Hermanson. D. R., Archanbeault. D. S., & Reed. S. A. (2002). Audit Committee Effectiveness: A Synthesis of the Empirical Audit Committee Literature. Journal of Accounting Literature, 21. 35-78. https://ecommons.udayton.edu/acc_fac_pub/64
Ghozali, I. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS19. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hamzah, Aripin, A., & Aulia, R. (2020). The Factors That Influences of the Fraud in Syariah Bank. Journal of Critical Reviews, 7(1), 483–486. https://doi.org/10.31838/jcr.07.01.95
Indriyani, D. A., & Sudaryati, E. (2020). Pengaruh Keragaman Gender Dewan, Industri dan Ukuran Perusahaan terhadap Donasi Corporate Social Responsibility. E-Jurnal Akuntansi, 30, 2009–2024.
In’airat, M. (2015). The Role of Corporate Governance in Fraud Reduction - A Preception in the Saudi Arabia Business Environment. Journal of Accounting and Finance. 15 (2).
Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of The Firm: Managerial Behavior, Agency Costs and Ownership Structure. Journal of Financial Economics, 72(10), 305–360. https://doi.org/10.1177/0018726718812602
Juariah, S., Akbar, D. A., & Hartini, T. (2021). Peran Kinerja Keuangan Dalam Memediasi Islamic Corporate Governance Terhadap Fraud. Jurnal Ilmiah Indonesia, 4(1), 6.
Khoirudin, A. (2013). Corporate Governance dan Pengungkapan Islamic Social Reporting Pada Perbankan Syariah Di Indonesia. Accounting Analysis Journal, 2(2), 227–232. https://doi.org/10.15294/aaj.v2i2.2919
KNKG. (2008). Pedoman Sistem Pelaporan Pelanggaran - SPP (Whistleblowing system- WBS).
Kurnia, N., & Asyik, N. F. (2020). Analisis Fraud Triangle Sebagai Pendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi, 9(11).
Lin, T.-L., Liu, H.-Y., Huang, C.-J., & Chen, Y.-C. (2018). Ownership structure, board gender diversity and charitable donation. Corporate Governance: The International Journal of Business in Society, 18(4), 655–670. https://doi.org/10.1108/cg-12-2016-0229
Machmud, A., & Rukmana. (2010). Bank Syariah: Teori, Kebijakan dan Studi Empiris di Indonesia. Jakarta: Penerbit Erlangga. 1–22.
Maisaroh, P., & Nurhidayati, M. (2021). Pengaruh Komite Audit, Good Corporate Governance dan Whistleblowing System terhadap Fraud Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2016-2019. Erihad: Journal of Islamic Banking and Finance, 1(1), 23–36. http://jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/etihad/article/view/2752
Maula, K. A., & Rakhman, A. (2018). Pengaruh Board Diversity (CEO Wanita, Proporsi Dewan Komisaris Wanita, Proporsi Komite Audit Wanita) Terhadap Pelanggaran Aturan Laporan Keuangan. Journal of Acoounting Adn Finance, 3(01), 431–445.
Muhammad, R., Kusumadewi, R., & Saleh, S. (2019). Analisis Pengaruh Syari’ah Compliance dan Islamic Corporate Governance terhadap Tindakan Fraud (Studi Empirik pada BUS di Indonesia Periode 2013-2017). IQTISHADIA: Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah, 6(1), 65. https://doi.org/10.19105/iqtishadia.v6i1.2202
Ngumar, S., Fidiana, F., & Retnani, E. D. (2019). Implications of Islamic Governance on Islamic Bank Fraud. Jurnal Reviu Akuntansi Dan Keuangan, 9(2), 226.
Nur Cahyo, M., & Sulhani, S. (2017). Analisis Empiris Pengaruh Efektifitas Komite Audit, Efektifitas Internal Audit, Whistleblowing System, Pengungkapan Kecurangan dan Reaksi Pasar. Jurnal Dinamika Akuntansi dan Bisnis, 4(2), 249–270.
Peraturan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2017 tentang Standar Pemeriksaan Keuangan Negara.
Puspitasari, D., & Januarti, I. (2014). Pengaruh Keberadaan Wanita dalam Keanggotaan Keuangan Perusahaan ( Studi Empiris pada Perusahaan Non-financial yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2012 ). Diponegoro Journal of Accounting, 3, 1–15.
Rajagukguk, T. S. (2017). Pengaruh Internal Audit dan Pencegahan Fraud Terhadap Kinerja Keuangan. Owner Riset & Jurnal Akuntansi, 53(9), 8–21.
Rini, N. (2018). Implementasi Islamic Corporate Governance (ICG) pada Perbankan Syariah di Indonesia. The International Journal of Applied Business Tijab, 2, 33–46.
Rustam, B. R. (2013). Manajemen Risiko Perbankan Syariah di Indonesia. Jakarta: Salemba Empat.
Saud, I. M., Hakim, A. T., & Dyar, L. (2020). Analisis Determinan Farud Prevention (Studi Empiris Pada Badan Usaha Milik Daerah di D.I Yogyakarta dan Jawa Tengah). Jurnal Akuntansi Keuangan Dan Bisnis, 13(2), 11–20.
Susmanschi, G. (2012). Internal Audit And Whistle-blowing. Economics, Management, and Financial Markets, (4), 415–421.
Trisasmita, R. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Islamic Governance Perbankan Syariah Di Indonesia. AL-URBAN: Jurnal Ekonomi Syariah dan Filantropi Islam, 2 (1) , 81-91.
Wang, Y., Yu, M., & Gao, S. (2021). Gender Diversity and Financial Statement Fraud. Journal of Accounting and Public Policy, 99. https://doi.org/10.1016/j.jaccpubpol.2021.106903
Yasser, Q. R., Al Mamun, A., & Ahmed, I. (2017). Corporate Social Responsibility and Gender Diversity: Insights from Asia Pacific. Corporate Social Responsibility and Environmental Management, 24(3), 210–221. https://doi.org/10.1002/csr.1400
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Artikel ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0), yang mengizinkan penggunaan, distribusi, dan reproduksi dalam media apa pun, selama atribusi yang sesuai diberikan kepada penulis asli dan sumbernya.