Peran Mekanisme Corporate Governance Terhadap Tingkat Kepatuhan Mandatory Disclosure Konvergensi IFRS Dan Dampaknya Terhadap Return Saham : Studi Empiris pada Perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014 – 2017

Dianing Widya Kusumastuti, Evi Rahmawati

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mekanisme corporate governance terhadap tingkat kepatuhan mandatory disclosure konvergensi IFRS serta dampaknya terhadap return sahampada perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2017. Dalam penelitian ini diperoleh 80 sampel yang dipilih dengan metode purposive sampling. Metode analisis pada penelitian ini menggunakan regresi berganda dan sederhana dengan program IBM SPSS versi 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan asing, jumlah anggota dewan komisaris, jumlah rapat dewan komisaris dan jumlah anggota komite audit berpengaruh terhadap tingkat kepatuhan mandatory disclosure konvergensi IFRS. Untuk kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional dan proporsi komisaris independen tidak berpengaruh terhadap tingkat kepatuhan mandatory disclosurekonvergensi IFRS. Sedangkan tingkat kepatuhan mandatory disclosure konvergensi IFRS tidak berpengaruh terhadap return saham.


Keywords


Return Saham, Mandatory Disclosure, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Asing, Jumlah Anggota Dewan Komisaris, Proporsi Komisaris Independen, Jumlah Rapat Dewan Komisaris dan Jumlah Anggota Komite Audit

Full Text:

PDF

References


Absari, Dyatri Utami Arian, dkk. (2013). Analisis Pengaruh Faktor Fundamental Perusahaan dan Risiko Sistematis terhadap Return Saham. Jurnal Manajemen dan Akuntansi Terapan, 3, (1).

Ahmad, Imam Baihaqi, dkk. (2017). Dampak Tingkat Pengungkapan Informasi Perusahaan terhadap Aktivitas Volume Perdagangan dan Return Saham (Studi Empiris Terhadap Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2015). e-Jurnal Ilmiah Riset Akuntansi 6.

Alvionita, I., & Taqwa, S. (2015). Pengaruh Struktur Kepemilikan dan Mekanisme Corporate Governance Terhadap Tingkat Kepatuhan Mandatory Disclosure. Seminar Nasional Ekonomi Manajemen dan Akuntnasi (SNEMA) Fakuktas Ekonomi, Universitas Negeri Padang.

Budi, T. S. W., & Djazuli, A. (2012). Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility dan Kinerja Keuangan Perusahaan terhadap Return Saham Perusahaan di Indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2010. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya Vol 1 No.2.

Environmental Disclosure terhadap Return Saham. EProceedings of Management Telkom University Vol 1 No.3.

Fatin, N. N. (2017). Pengaruh Struktur Corporate Governance terhadap Pengungkapan Wajib Konvergensi IFRS pada Laporan Laba Rugi Komprehensif. Buletin Ekonomi, 15(1).

Fauziah, I. (2015). Pengaruh Mekanisme Corporate Governance terhadap Tingkat Kepatuhan Mandatory Disclosure Pasca Konvergensi IFRS. Esensi Jurnal Bisnis dan Manajemen, 5, 2.

Gunawan, B., & Hendrawati, E. R. (2016). Peran Struktur Corporate Good Governance dalam Tingkat Kepatuhan Pengungkapan Wajib Periode Setelah Konvergensi IFRS. Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 1(1).

Hafiz, Rizki M, dkk. (2015). Pengaruh Struktur Corporate Governance terhadap Tingkat Kepatuhan Pengungkapan Wajib Konvergensi IFRS pada Laporan Laba Rugi Komprehensif (Studi pada Perusahaan Perbankan yang Listing di Bursa Efek Indonesia Tahun 2012-2013). Simposium Nasional Akuntansi 18, Medan.

Hikmah, Noor, dkk. (2011). Faktor – faktor yang Mempengaruhi Luas Pengungkapan Corporate Governance dalam Laporan Tahunan Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Simposium Nasional Akuntansi XIV,Aceh.

Istiningrum, Andian Ari. (2016). Karakteristik Perusahaan sebagai Anteseden Pengungkapan Wajib Informasi Akuntansi. Jurnal Economia Vol 12 No.1.

Kaihatu, Thomas S. (2006). Good Corporate Governance dan Penerapannya di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Vol 8 No.1.

Kharis, Abdul & Suhardjanto, Djoko. (2012). Corporate Governance dan Ketaatan Pengungkapan Wajib pada Badan Usaha Milik Negara. Jurnal Keuangan dan Perbankan Vol.16 No.1.

Linda, Wulan Mey & Kurnia. (2017). Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan dan Struktur Kepemilikan terhadap Nilai Perusahaan. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi Vol 6 No.12.

Marunung, M. (2006). Investasi Asing, Antara Mitos dan Realita. Warta Ekonomi. Jakarta.

Meiflowerina, dkk. (2014). Peran Corporate Governance terhadap Tingkat Kepatuhan Mandatory Disclosure Konvergensi IFRS pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). e-Jurnal Universitas Bung Hatta Vol. 4, No. 1.

Muntoro, R.K. (2006). Membangun Dewan Komisaris yang Efektif. Makalah.

Naratama, Reza P. & Majidah. (2014). Pengaruh Environmental Performance dan

Nastiti, Anggraini Dwi & Ratmono, Dwi. (2015). Analisis Pengaruh Konvergensi IFRS terhadap Manajemen Laba dengan Corporate Governance sebagai Variabel Moderating. Diponegoro Journal of Accounting Vol 4 No.3.

Nazaruddin, Ietje & Basuki, Agus T. 2017. Analisis Statistik dengan SPSS. .Sleman : Denisa Media

Pitasari, A., & Septiani, A. (2014). Analisis Pengaruh Struktur Corporate Governance Terhadap Tingkat Kepatuhan Pengungkapan Konvergensi IFRS Pada Laporan Laba Rugi Komprehensif. (Doctoral Dissertation, Fakultas Ekonomika Dan Bisnis).

Prawinandi, W., Suhardjanto, D., & Triatmoko, H. (2012). Peran Struktur Corporate Governance Dalam Tingkat Kepatuhan Mandatory Disclosure Konvergensi IFRS. Simposium Nasional Akuntansi Xv, Banjarmasin.

Rahayuni, Nastiti, dkk. (2018). Mampukah Kinerja Keuangan Memediasi Pengaruh Mekanisme Corporate Governance terhadap Pengungkapan Modal Intelektual?. Jurnal Kajian Akuntansi Vol 2 No.1.

Ramadhani. (2016). Pengaruh Stuktur Corporate Governance terhadap Tingkat Kepatuhan Mandatory Disclosure di Indonesia. Skripsi.

Rustiarini, Ni Wayan. (2011). Pengaruh Struktur Kepemilikan Saham pada Pengungkapan Corporate Social Responsibility. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis Vol 6 No.1.

Sugiyanto, Eviatiwi Kusumaningtyas. (2011). Peningkatan Return Saham dan Kinerja Keuangan melalui Corporate Social Responsibility dan Good Corporate Governance. Jurnal Ilmu Ekonomi ASET Vol 13 No.1.

Suhardjanto, Djoko & Miranti, Laras. (2009). Indonesian Environmental Reporting Index dan Karakteristik Perusahaan. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol 13 No.1.

Suhardjanto, Djoko & Yulianingtyas, Rena Rukmita. (2011). Pengaruh Karakteristik Pemerintah Daerah terhadap Kepatuhan Pengungkapan Wajib dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (Studi Empiris pada Kabupaten/Kota di Indonesia). Jurnal Akuntansi dan Auditing Vol 8 No.1.

Sunardi, Harjono. (2010). Pengaruh Penilaian Kinerja dengan ROI dan EVA terhadap Return Saham pada Perusahaan yang Tergabung dalam Indeks LQ 45 di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Akuntansi Vol.2 No.1: 70-92.

Sutiyok, S., & Rahmawati, E. (2016). Pengaruh Mekanisme Corporate Governance Terhadap Tingkat Kepatuhan Mandatory Disclosure Konvergensi IFRS di Perbankan. Jurnal Akuntansi Dan Investasi Vol 15 No.2, 151-162.

Utami, Wulan Dwi, dkk. (2012). Investigasi dalam Konvergensi IFRS di Indonesia: Tingkat Kepatuhan Pengungkapan Wajib dan Kaitannya dengan Mekanisme Corporate Governance. Simposium Nasional Akuntansi 15, Banjarmasin.

Vanica, Serly. (2017). Pengaruh Tata Kelola Perusahaan dan Struktur Kepemilikan terhadap Jumlah Pengungkapan PSAK Berbasis IFRS. Economac Vol 1 Issue 1.

Widjayanti, Septri Ari & Wahidawati. (2015). Pengaruh Struktur Dan Mekanisme Corporate Governance pada Tingkat Kepatuhan Mandatory Disclosure Konvergensi IFRS. Jurnal Ilmu & Riset Akuntansi Vol 4 No.7.

Yuliana, Rahmi Dwi. (2016). Pengaruh IFRS Convergence, Corporate Governance, dan Ownership Structure terhadap Tingkat Kepatuhan Mandatory Disclosure. Skripsi




DOI: https://doi.org/10.18196/rab.020121

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia