Efektivitas Undang-Undang Dasar Tahun 1945 terhadap Mekanisme Checks and Balances dan Pemakzulan Presiden atau Wakil Presiden dalam Perspektif Hukum Tata Negara

Fitri Ayuningtiyas, Aynul Khusnah, Adelia Wahyuningtyas

Abstract


The 1945 Constitution of the Republic of Indonesia outlines the impeachment mechanism. This Constitution outlines that the procedure for impeaching the president and vice president must be mandated by the People's Representative Council (DPR) to the People's Consultative Assembly (MPR). It is important to acknowledge that the current impeachment process upholds the principle of checks and balances of direct presidential elections. The impeachment decision of the current president and vice president cannot strengthen the rule of law when the Constitutional Court (MK) determines that the president or vice president has violated the Constitution. This research aimed to find out the impeachment mechanism outlined in the 1945 Constitution with the principle of the supremacy of constitutional law. This research included a qualitative method by focusing on the problematic effectiveness of the 1945 Constitution on the check and balance mechanism and the impeachment of the president and vice president from the constitutional law perspective. The check and balance mechanism aims to create a democratic government. Check and balance is a principle controlling and maintaining state institutions' balance. The results revealed that the 1945 Constitution's mechanism for impeaching the president or vice president was relatively ineffective because the rule of law and the constitutional judicial mechanism were still handled by the political mechanism. Consequently, the check and balance mechanism did not occur in this process. The characteristic of impeachment as a control causes impeachment cannot to be implemented following the rule of law, which was an indicator that the check and balance mechanism had been unbalanced by the Constitutional Court's decision, which was used to create a legal mechanism that was not explicit and binding on the MPR and the 1945 Constitution.

Keywords


checks and balances; effectiveness; mechanism; impeachment

Full Text:

PDF

References


Akbar, M. A. (2020). Politik Hukum Pemberhentian (Pemakzulan) Presiden dan/atau Wakil Presiden di Indonesia dalam Prespektif Negara Hukum dan Demokrasi. SASI, 26(3), 325. https://doi.org/10.47268/sasi.v26i3.276

Arief, F., Soponyono, E., & Asy’ari, H. (2016). Kebijakan Pemakzulan Presiden Dan Wakil Presiden Atas Dasar Tindak Pidana Pengkhianatan Terhadap Negara Dalam Kerangka Good Governance (Kajian Pasca Amandemen Undang-Undang Dasar 1945). Law Reform, 12(2), 222. https://doi.org/10.14710/lr.v12i2.15876

Arifin, Z. (2020). Analisis Yuridis Mekanisme Pemakzulan Presiden Dan Wakil Presiden Menurut Uud Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (Setelah Perubahan). Jurnal Hukum Unissula, 36(1), 46–58. https://doi.org/10.26532/jh.v36i1.11201

Arinanto, S. (2009). Negara Hukum dalam Perspektif Pancasila, Proceeding Kongres Pancasila: Pancasila dalam Berbagai Perspektif. Jakarta: Setjen dan Kepaniteraan MK.

Asshiddiqie, J. (2006a). Hubungan Antar Lembaga Negara Dalam Perspektif Perubahan UUD 1945. Jakarta: Badan Pembinaan Hukum Nasional Departemen Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Asshiddiqie, J. (2006b). Konstitusi Dan Konstitusionalisme Indonesia. Jakarta: Sekretariat Jendral dan kepaniteraan Mahkamah Konstitusi.

Efendi, J., & Ibrahim, J. (2018). Metode penelitian hukum : normatif dan empiris. Jakarta: Prenadamedia Group.

Firdaus. (2007). Pertanggungjawaban Presiden Dalam Negara Hukum Demokrasi. Bandung: Yrama Widya.

Hufron, H. (2016). Perbuatan Tercela sebagai Alasan Pemakzulan Presiden Dan/atau Wakil Presiden. DIH: Jurnal Ilmu Hukum, 12(23), 64–74. https://doi.org/10.30996/dih.v12i23.895

Imaman, I., & Kurniawan, A. (2017). Mekanisme Pemakzulan (Impeachment) Presiden dan/atau Wakil Presiden oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jurnal Ilmiah Mahasiswa: Bidang Hukum Kenegaraan, 1(1).

Isra, S. (2007). Prosedur Konstilusional Pemakzulan Presiden. Seminar Nasional Teknik Konstitusional Impeachment Presiden.

Kasenda, D. G. (2019). Pemberhentian Presiden Dalam Masa Jabatan Menurut Uud 1945. Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai, 4(1), 382–399. https://doi.org/10.61394/jihtb.v4i1.90

Kristiyanto, E. N. (2013). Pemakzulan Presiden Republik Indonesia Pasca Amandemen UUD 1945. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 2(3), 331. https://doi.org/10.33331/rechtsvinding.v2i3.63

Kurniawan, B. (2020). Urgensi Pemakzulan Presiden dalam Mewujudkan Good Governance. Jurnal Hukum Dan Pembangunan, 50(3).

Mahfud MD., M. (2007). Komisi Yudisial Dalam Mosaik Ketatanegaraan Kita. Jakarta: Komisi Yudisial Republik Indonesia.

Marzuki, M. L. (2016). Pemakzulan Presiden/Wakil Presiden Menurut Undang-Undang Dasar 1945. Jurnal Konstitusi, 7(1), 015. https://doi.org/10.31078/jk712

Palguna, I. D. G. (2008). Mahkamah Konstitusi, Judicial Review, dan Welfare State : Kumpulan Pemikiran I Dewa Gede Palguna. Jakarta: Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan MKRI.

Permadi, I. (2007). Impeachment MK Terhadap Presiden Dan Kekuasaan Mayoritas Di MPR. Jurnal Konstitusi, 4(3).

Rahman, A. (2017). Pemakzulan Kepala Negara (Telaah Sistem Ketatanegaraan Indonesia dan Ketatanegaraan Islam). DIKTUM: Jurnal Syariah Dan Hukum, 15(2), 127–150. https://doi.org/10.35905/diktum.v15i2.430

Rakia, A. S. R. S., & Aradina, I. S. (2022). Esensi Pemakzulan Presiden dalam Sistem Pemerintahan Presidensial. Media Keadilan: Jurnal Ilmu Hukum, 13(1).

Rohmah, E. I., & Dewi Kartika Sari. (2022). Mekanisme Pemakzulan Presiden Sebelum Dan Sesudah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi Di Indonesia. As-Shahifah : Journal of Constitutional Law and Governance, 2(2), 164–201. https://doi.org/10.19105/asshahifah.v2i2.6955

Santika, I. G. N. (2019). Presidensialisme Dan Problematika Mekanisme Impeachment Presiden Dan/Atau Wakil Presiden Berdasarkan UUD 1945 Pasca Perubahan (Perspektif Pergulatan Hukum Dan Politik). Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 5(1), 23. https://doi.org/10.23887/jiis.v5i1.18777

Siahaan, M. (2005). Hukum acara mahkamah konstitusi Republik Indonesia (Bisariyadi, ed.). Jakarta: Konstitusi Press.

Sugiyono. (2008). Metode penelitian pendidikan : (pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R & D) (Band). Bandung: Alfabeta.

Sulistiani, A. (2018). Impeachment President (Studi Perbandingan Ketatanegaraan Indonesia dan Ketatanegaraan Islam. Jurnal Al-Dustur, 1(1). https://doi.org/10.30863/jad.v1i1.348

Sundari, I. (1989). Perihal Kontrak Sosial atau Prinsip-Prinsip Hukum Politik. Jakarta: Dian Rakyat.

Surya, K. A. A., & Widhyaastuti, I. G. A. A. D. (2016). Tindak Pidana dan Pertanggungjawaban Pidana sebagai Alasan Pemberhentian Presiden dari Jabatannya (Pemakzulan). Kertha Wicara, 5(4).

Wajdi, F., & Andryan, A. (2020). Sifat Putusan Impeachment MK Terhadap Status Hukum Presiden dan/atau Wakil Presiden. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 20(3), 301. https://doi.org/10.30641/dejure.2020.V20.301-314

Wasito, W. B. (2009). Demokrasi dan Nomokrasi dibangun secara Intrerdependen. Jakarta: Majalah Konstitusi.

Widyastuti, H. R. (2018). Konstitusionalisme dan Asas Keadilan dalam Proses Pemakzulan Presiden dan Wakil Presiden. Jurnal Konstitusi, 15(1).




DOI: https://doi.org/10.18196/jphk.v4i2.17556

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Editorial Office:
Master of Law, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Second Floor of Postgraduate Building
Jl. Brawijaya, Tamantiro, Kasihan, Bantul, D.I. Yogyakarta, Indonesia 55183
Phone: 08224531887
Fax: (0274) 387646
Email: jphk@umy.ac.id