Tata Laksana Mucous Membrane Pemphigoid (MMP) yang Dipicu Oleh Obat Herbal
Abstract
Pendahuluan: Mucous Membrane Pemphigoid (MMP) adalah suatu kelainan autoimun yang jarang terjadi. Gambaran
lesinya sangat bervariasi (dengan didahului lesi berbentuk blisters) biasanya melibatkan mukosa oral dan mukosa
mata. Kelainan ini sering menyerang penderita usia diatas 50 tahun. Berdasarkan gambaran klinis diagnosis penyakit
ini sulit dibedakan dengan penyakit autoimun lain yang melibatkan mukosa, dan sering dipicu oleh penggunaan
obat-obatan. Tujuan: Melaporkan tata laksana kasus pada penderita MMP usia 60 tahun suku Jawa Kasus: Pasien
wanita, usia 60 tahun sejak 3 bulan yang lalu terdapat ulser disertai erosi di seluruh mukosa rongga mulut dan ada
sedikit perdarahan, tanpa fase sembuh, terasa sakit. Ulser muncul tanpa didahului gejala prodromal. Pada bibir bawah
ditemukan adanya krusta, warna coklat kehitaman, sakit dan tidak ditemukan adanya lesi di kulit dan mata. Pasien
mengaku sering mengkonsumsi obat-obatan herbal. Tata Laksana: Pasien diresepkan obat kumur antiinflamasi dan
antiseptik. Dan kemudian dilakukan beberapa tes penunjang. Hasil tes menunjukkan terdapat kenaikan Laju Endap
Darah, pemeriksaan mikologi menunjukkan adanya yeast, fungsi hati, ginjal, dan kadar gula darah normal. Pasien
dirawat dengan kortikosteroid per oral, antifungi topikal, immunomodulator, dan obat kumur antiseptik. Perawatan
dilakukan selama 1 bulan. Kesimpulan: Diagnosis Mucous Membrane Pemphigoid (MMP) ditegakkan berdasarkan
anamnesis, gambaran klinis, pemeriksaan ektra oral dan intra oral. Perawatan Mucous Membrane Pemphigoid (MMP)
memerlukan pemberian kortikosteroid jangka panjang, oleh karena itu dibutuhkan kerjasama yang baik antara operator
dan pasien, ketaatan pasien dalam minum obat serta kontrol teratur.
Keywords
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.18196/di.6288
Refbacks
- There are currently no refbacks.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Insisiva Dental Journal: Majalah Kedokteran Gigi Insisiva are indexed by:
Office:
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 (CC BY-SA 4.0) International license.